Anggota DPR RI Bingung dengan Kebijakan Pemerintah, Apalagi Rakyat Jelata

Anggota DPR RI Dedi Mulyadi

Anggota DPR RI Dedi Mulyadi


POJOKJABAR.com, BANDUNG – Anggota DPR RI saja sampai bingung atas kebijakan pemerintah mengenai larangan ziarah kubur, apalagi rakyat jelata yang tidak paham permasalahan politik negeri ini.

Wakil Ketua DPR RI, Dedi Mulyadi merasa bingung dengan kebijakan pemerintah tentang larangan ziarah kubur sementara tempat wisata diperbolehkan untuk dibuka.

Demikian hal itu disampaikan Dedi Mulyadi dalam laman media sosialnya menyoroti masalah kebijakan larangan ziarah kubur yang membuat dirinya bingung.

“Hari ini saya merasa bingung dengan sebuah kebijakan. Tempat pariwisata dibuka, ziarah kubur dilarang,” kata Dedi Mulyadi mengawali pembicaraan di video yang diunggahnya.

Resiko Penyebaran Covid19

Dedi Mulyadi kemudian membandingkan resiko antara tempar wisata dan ziarah kubur ditengah pandemi covid19 yang tengah melanda negeri ini.

“Pertanyaan saya adalah mana yang lebih menimbulkan resiko, untuk orang yang berkerumun dalam jumlah banyak, berdesak-deaakan yang menimbulkan resiko penyebaran covid19. Ditempat pariwisatakah atau ditempat ziarah kuburkah?,” tanya Dedi Mulyadi.
Menurut Dedi, sepengetahuan dan berdasarkan pengalamannya di tempat obyek wisatalah banyak orang berkerumun, menimbulkan antrian dan berdesak-desakan.

Sementara untuk dipemakaman umum (tempat berziarah) jarang terjadi antrian dan berdesak-desakan.

Kebijakan pemerintah atas larangan ziarah kubur membuat Dedi Mulyadi bingung, sekelas anggota DPR RI yang juga wakil ketua komisi IV DPR RI merasa bingung apalagi rakyat biasa.

Terlebih lagi kebijkan tersebut dikeluarkan pemerintah saat budaya ziarah di moment idul fitri tahun ini.

Sebagaimana kita ketahui, biasanya masyarakat akan melakukan ziarah kubur seusai sholat idul fitri ke makam keluarganya. (Adw/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds