Problem Sosial Kemiskinan Tidak Semudah Membalikan Telapak Tangan. Ini Dia Solusi dari Dedi Mulyadi

Wakil ketua komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi, saat menghampiri satu keluarga yang tidur di emperan toko. Problem sosial kemiskinan yang menjadi pemandangan setiap hari.

Wakil ketua komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi, saat menghampiri satu keluarga yang tidur di emperan toko. Problem sosial kemiskinan yang menjadi pemandangan setiap hari.


POJOKJABAR.com, BANDUNG – Menyelesaikan problem sosial terutama kemiskinan tidak semudah membalikkan telapak tangan, perlu keseriusan semua pihak dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.

Karena problem sosial yang satu ini dimanapun berada di belahan dunia manapun akan selalu ada, sehingga perlu sebuah solusi yang terencana secara matang.

Walaupun anggaran telah digelontorkan dari berbagai pos anggaran, namun tetap masih banyak rakyat kecil yang belum merasakan seabreg program-program untuk mengentaskan masalah kemiskinan tersebut.

Salah satu contoh yang membikin kita mengelus dada, saat menyaksikan satu keluarga tidur diemperen toko dengan kondisi mengenaskan karena ketiadaan dan kepapaan keluarga tersebut.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi, yang melihat hal itu bergegas turun dari kendaraan pribadi miliknya dan segera menghampiri satu keluarga yang tidur di emperan toko tersebut.

Anggota DPR RI itu dengan tanpa sungkan kemudian menghampiri sambil kemudian mengobrol, untuk mengetahui darimana mereka berasal.

Dari postingan yang baru diunggah beberapa jam lalu dimedia sosialnya Dedi Mulyadi tersebut, diketahui ibu dari keluarga itu berasal dari Karawang sedangkan ayahnya Cikarang bekasi.

Demikian hal itu disampaikan sang anak yang berbicara kepada mantan bupati Purwakarta dua priode tersebut.
Yang lebih memprihatinkan, mereka sekeluarga tidur di emperan toko tersebut salah satu anaknya dalam keadaan sakit panas.

“Anak yang sakit sudah kita bawa ke rumah sakit untuk diobati, sementara untuk keluarganya kita antarkan ke kampung halamanya,” kata Dedi Mulyadi, saat dihubungi via seluller.

Dedi juga menambahkan, problem sosial kemiskinan dan masyarakat yang terlantar menjadi pemandangan keseharian. Kondisi ini sangat memprihatinkan kia semua.

“Masalah seperti ini tetap saja tidak akan terselesaikan dengan mudah, tidak semudah membalikkan telapak tangan,” tambah Dedi Mulyadi.

Walaupun dewasa ini banyak program yang di gulirkan untuk penanggulangan sosial berupa kemiskinan, dari pusat ke provinsi hingga ke kabupaten-kabupaten. Namun menyelesaikan masalah sosial kemiskinan tidak hanya dengan pendekatan struktural jabatan.

“Menyelesaikan masalah sosial kemiskinan harus juga dengan pendekatan dan kepekaan hati,” tutup Dedi Mulyadi mengakhiri pembicaraan.

Kondisi untuk memperbaiki ekonomi negri yang tengah dilanda krisis pandemi covid19 ini perlu terorbosan lebih ektra lagi, agar krisis covid19 dan krisis ekonomi segara berlalu.

Walaupun dengan beban utang negara kita yang kian merangkak naik, namun bila digunakan untuk kesejahteraan rakyat dan dapat dirasakan rakyat seutuhnya, hal itu dapat dimaklumi. (Adw/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds