Komplotan Curas di Kota Cimahi Berhasil Dibekuk

Kapolres Cimahi Indra Setiawan Bersama Kasar Reskrim Polres Cimahi Yohanes Redhoi Sigiro saat menujukkan barang bukti alat pelaku dalam Ekpose di Polres Cimahi, Kota Cimahi, Kamis (8/4).

Kapolres Cimahi Indra Setiawan Bersama Kasar Reskrim Polres Cimahi Yohanes Redhoi Sigiro saat menujukkan barang bukti alat pelaku dalam Ekpose di Polres Cimahi, Kota Cimahi, Kamis (8/4).


POJOKJABAR.com, CIMAHI – Satreskrim Polres Cimahi mengamankan tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang sudah beraksi sebanyak 12 kali, yakni 8 kali di Kota Cimahi dan 4 kali di Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kapolres Cimahi AKBP Indra Setiawan menjgatakan, satu pelaku dari komplotan yang sudah beraksi sebanyak 12 kali itu diketahui masih berusia di bawah umur.

Sementara dua lainnya yakni Rusman alis Ubed (25) yang sehari-hari bekerja sebagai satpam, serta Reza alias Zul (19) seorang pengangguran. mengatakan, tertangkapnya komplotan ini seusai mereka melakukan aksinya di Jalan Jenderal Amir Machmud, Padasuka, Cimahi. Saat itu pelaku merampas HP merek Realmi 5i dari korbannya yang sedang ngopi di warung.

“Setiap beraksi tiga pelaku ini selalu membawa senjata tajam dan mengancam korbannya jika melawan. Biasanya beraksi di malam hari dan mencari tempat- tempat yang sepi,” ucapnya saat gelar perkara di Mapolres Cimahi, Kamis (8/4).

Dari tangan pelaku berhasil diamankan dua sepeda motor, satu mesin motor yang sudah dipreteli, golok, pisau, dan 5 HP hasil kejahatan.

“Salah seorang dari pelaku merupakan residivis. Mereka terancam Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” ujar Indra.

Kasat Reskrim AKP Yohannes Redhoi Sigiro menambahkan, pelaku pertama yang ditangkap adalah Rusman alis Ubed beserta tersangka yang di bawah umur. Mereka ditangkap saat bermain warnet di daerah Cimahi Utara. Kemudian dilakukan pengembangan sehingga mengarah ke Reza alias Zul.

“Pelaku Reza ditangkap di rumahnya, di Cipatat, Bandung Barat. Mereka sudah beraksi selama dua tahun dengan wilayah operasi di Cimahi dan Bandung Barat,” tuturya.

Salah seorang pelaku Rusman alis Ubed mengaku terpaksa melakukan aksi kejahatan karena gajinya sebagai Satpam kurang mencukupi. Setiap berhasil melakukan kejahatan barangnya lalu dijual dan uangnya dipakai untuk kebutuhan sehari-hari.

“Sudah dua tahun nyuri, targetnya orang yang bawa HP dan lagi diem di pinggir jalan. Soalnya gimana lagi, gaji dari Satpam tidak cukup,” ucapnya yang tercatat sebagai anggota geng motor ini.

(RBD/bie/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds

Rektor IPB Arif Satria dirawat di RS EMC Sentul Bogor

Rektor IPB Positif Covid-19 Lagi

Rektor institut Pertanian Bogor (IPB), Arif Satria, terkonfirmasi positif Covid-19 kedua kalinya, usai sempat positif pada September 2020.