Polisi Amankan Pelaku Pemalakan di Proyek Gedebage, Uangnya Dibagi-bagi

Polrestabes Bandung
Polrestabes Bandung ungkap kasus viral dugaan pemalakan, Kamis (8/4/2021)./Foto: Arief

POJOKJABAR.com, BANDUNG– Viral video pemalakan dua orang diduga preman kampung di kawasan proyek Gedebage, Kota Bandung.


Video itu viral di media sosial pada hari Senin (5/4) tersebut, dan langsung disikapi jajaran Satreskirm Polrestabes Bandung.

Kedua pelaku berhasil diamankan pada hari Rabu (7/4) kemarin oleh tim gabungan Satreskrim Polrestabes Bandung dan Unit Reskrim Polsek Gedebage.

Kedua pelaku, Erki dan Agus mengaku melakukan aksi pemalakan di lokasi proyek Gedebage.


Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Adanan Mangopang menjelaskan bahwa kedua preman kampung ini mengaku melakukan pemerasan kepada pekerja proyek sebuah tower provider pada hari Sabtu (3/4) lalu.

“Peristiwa pemalakan itu terjadi pada 3 April lalu. Saat itu, pekerja melakukan perbaikan kabel fiber optik yang putus akibat proyek,” katanya.

“Datang dua orang E dan A datang menemui korban, dimintai uang pengamanan. Korban tidak memegang uang namun tetap dipaksa,” ucap Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Adanan Mangopang, di Mapolrestabes Bandung.

Kasatreskrim menambahkan, pihak perushaan memberikan uang kepada dua pelaku, sebesar Rp 1 juta.

“Karena pelaku memaksa, pihak perusahaan memberi uang sebesar Rp1 juta,” terangnya.

Akibat perbuatannya, dua tersangka dijerat Pasal 368 tentang pemerasan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

“Kedua tersangka ini akan dikembangkan kasusnya, karena diduga praktek pemalakan melibatkan banyak pihak dan terjadi berulang kali,” terangnya.

Salah satu tersangka, Agus mengaku jika uang sebesar Rp 1 juta dari hasil pemalakan dibagi dua dengan Erki.

“Uang dibagi dua, Rp500 ribuan. Lalu buat makan dan beli minuman keras,” terangnya kepada wartawan saat ekspose di Mapolrestabes Bandung. (arf/pojokkarawang)