Viral Terekam CCTV, Pelaku Jambret di Bandung Berhasil Diamankan Polisi

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Adanan Mangopang

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Adanan Mangopang


POJOKJABAR.com, Bandung – Polrestabes Bandung beserta Polsek Kiaracondong berhasil mengungkap kasus jambret, yang dilakukan seorang pria, mengenakan helm ojek online, di kawasan Kiaracondong, Senin 1 Maret lalu.

Aksi jambret tersebut, viral karena terekam cctv, saat beraksi. Bahkan, korban sempat terseret pelaku Jambret yang menggunakan helm ojek online, hingga beberapa meter.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Adanan Mangopang menjelaskan bahwa jajaran Satreskirm bersama Polsek Kiaracondong, melakukan penyelidikan pasca ramainya video aksi jambret tersebut di media sosial.

“Sejak kejadian tanggal 1 Maret 2021 siang, kami langsung menyelidiki video cctv, dan mencari identitas pelaku,” jelasnya, Jumat (5/3) di Mapolrestabes Bandung.

Kasatreskrim menambahkan, penyidik lalu mencari pelaku ke kawasan Cibiru, namun tidak ada.

“Info awal tinggal di Cibiru, pas ditelusuri ada di Sumedang. Kami kejar ke Sumedang, pelaku sudah kabur,” jelasnya.

Pelaku jambret dengan Inisial RD ini, berhasil ditangkap Kamis kemarin di Karawang.

“Pelaku RD kami amankan di Karawang kemarin, saat penangkapan pelaku sempat mengelak dan melawan petugas sehingga dihadiahi timah panas di kakinya,” jelas Kasatreskrim.

Dari pengakuan pelaku, bahwa aksi jambretnya baru dilakukan sekali.

“Pengakuannya sekali, tapi masih kami dalami ya untuk pengakuannya ini. Yang jelas RD bukan residivis,” jelasnya.

Perihal RD ini sebagai ojek online, Kasatreskrim menjelaskan bahwa RD membeli helm ojek online di pasar helm.

“Bukan ojek online, hanya mengaku membeli helm ojek online,” jelasnya.

Sementara untuk barang bukti handphone korban, sudah diamankan.

“Hp korban dijual ke penadah, penadah ini juga kita tetapkan tersangka ya,” paparnya.

Korban atas nama Balqis (16), saat kejadian terseret motor pelaku RD hingga sepuluh meter.

“Saat kejadian korban Balqis mempertahankan hp miliknya, hingga terseret sejauh 10 meter ya,” paparnya.

Meski terseret, kondisi korban Balqis tidak mengalami luka serius.

“Luka lecet ditangan dan kakinya saja, ” jelasnya.

Atas perbuatan RD, polisi menjerat dengan pasal 365 KUHP.

“Ancaman hukumannya 6 tahun penjara,” jelasnya.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) unit Handphone merk Vivo Y91C, warna hitam biru, No. Sim Card:081563959385, 1 (satu) unit Handphone merk Xiaomi, warna Gold, 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Spacy, warna hitam merah , 1 (satu) buah helm Gojek, warna Hitam Hijau , 1 (satu) buah jaket hitam , 1 (satu) buah celana pendek warna cream, 1 (satu) buah tas kecil warna hitam ,1 (satu) buah sendal (DPB).

(arf/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds