Hunian Terus Tumbuh, RTH di Kota Cimahi Sulit Dibangun

Seorang petani melakukan aktivitasnya di kawasan jalan Encep Kartawirya.

Seorang petani melakukan aktivitasnya di kawasan jalan Encep Kartawirya.


POJOKJABAR.com, CIMAHI – Maraknya alih fungsi lahan menjadi pemukiman hambat target bangun Ruang Terbuka Hijau (RTH), di Kota Cimahi. jika mengacu pada ketentuan, seharusnya kota/kabupaten memiliki RTH minimal sebesar 30 persen dari luas wilayah.

Kabid Tata Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi, Dyah Ajuni Lukitosari mengatakan, pihaknya menargetkan sebesar 20 persen Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Namun rencana tersebut rupanya sulit terwujud, lantaran berbenturan dengan kebutuhan masyarakat terhadap hunian yang terus timbuh.

“Pertambahan penduduk berimbas kepada kebutuhan pemukiman yang tinggi. Sehingga alih fungsi lahan menjadi marak,” kata Dyah.

Data di DLH jumlah RTH eksisiting di Kota Cimahi hanya sekitar 14 hektare (Ha), dari total sekitar 40 kilometer lebih luas wilayah Kota Cimahi. RTH itu terdiri dari taman, hutan kota, permakaman dan prasarana sarana dan utilitas (PSU) perumahan.

Guna mencapai RTH yang disyaratkan, lanjut dia, pihaknya akan berusaha mempercepat penyerahan PSU perumahan dari depelover. Kemudian, melanjutkan penanaman pohon di aset lahan milik pemerintah.

“Untuk tahun ini ditargetkan bisa melakukan penanaman hingga 5.000 bibit pohon untuk menambah luasan RTH,” pungkasnya.

(RBD/bie/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds