Pertandingan Persib Bandung Akan Digelar di Tempat Netral

Bobotoh Persib Bandung (ist)

Bobotoh Persib Bandung (ist)


POJOKJABAR.com– PSSI dan PT. LIB menyikapi serius catatan penting dari Polri mengenai potensi kedatangan suporter ke stadion hingga adanya nobar.

Selain terus menjalin komunikasi dengan suporter-suporter dari berbagai klub, PT. LIB selaku operator memberikan beberapa opsi.

Salah satu opsi yang sedang digodok adalah terkait lokasi pertandingan. Terutama, untuk laga-laga big match bertensi tinggi yang mempertemukan klub dengan basis suporter besar. LIB berencana memakai venue netral.

Hal tersebut dijelaskan Direktur Utama LIB Akhmad Hadian Lukita. Dia mengatakan, laga big match memang paling rentan memicu kerumunan. Sebut saja pertemuan antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung atau Persebaya Surabaya kontra Arema FC.

Menurut dia, keempat klub punya basis suporter yang besar dengan sejarah rivalitas panjang. Lukita menyadari, tidak mudah untuk melarang suporter kedua tim hadir ke stadion.

”Karena itu, kami berencana ketika keempat tim bertemu, pertandingan akan dimainkan di tempat netral,” ucapnya.

Bahkan, lokasi netral yang akan dipilih melihat jarak homebase masing-masing. Minimal suporter akan kesulitan untuk datang.

”Bisa jadi dimainkan di luar pulau. Tapi, itu masih wacana ya. Semua bisa berubah. Kami masih mencoba mematangkan itu,” ungkapnya ketika dihubungi Jawa Pos kemarin (12/2).

Lukita menambahkan, pemindahan lokasi dijamin tidak akan mengurangi keseruan pertandingan. Artinya, suporter masih tetap bisa merasakan atmosfernya walau menonton di rumah masing-masing.

”Yang jelas atmosfer itu dibangun agar suporter tidak mengadakan nobar. Tetap seru kok di rumah masing-masing. Demi bergulirnya lagi sepak bola Indonesia,” katanya.

Nah, untuk lokasi netral nanti, tetap dikonsultasikan dengan gugus tugas Covid-19. Artinya, lokasi yang dipilih tentu bukan daerah yang pandemi koronanya sedang tinggi.

”Bukan zona merah yang pasti. Minimal zona oranye,” jelasnya.

Rencana tersebut bakal dicoba pada turnamen pramusim. LIB akan melihat sejauh mana efektivitas pertandingan bigmatch di lokasi netral.

”Kami tentu akan melakukan evaluasi jika masih tidak berjalan dengan baik,” terangnya.

Turnamen pramusim rencananya digelar di empat kota. Dalam presentasinya kepada Polri, empat kota tersebut masih berada di Pulau Jawa. Yakni, Semarang, Solo, Sleman, dan Magelang.

Jika empat kota itu tidak direkomendasikan untuk menggelar turnamen pramusim, PSSI dan LIB sudah menyiapkan empat kota lainnya. Satu kota masih di Pulau Jawa, yakni Solo. Sementara itu, sisanya di luar Pulau Jawa. Yaitu, Samarinda, Lampung, dan Palembang.

Selain menyusun beragam opsi untuk antisipasi kerumunan suporter, LIB sedang berkonsentrasi agar surat izin keramaian untuk pramusim bisa segera didapat.

Maksimal surat itu keluar pada 20 Februari mendatang. Sebulan sebelum pramusim digulirkan, yakni pada 20 Maret mendatang.

Direktur Operasional Kompetisi LIB Sudjarno memaparkan, rencana tersebut masih terus diupayakan agar terlaksana.

Menurut dia, turnamen pramusim memberikan kesempatan untuk adanya evaluasi sebelum kompetisi baru digulirkan dan memberi waktu persiapan untuk para peserta.

”Karena klub juga dalam kondisi belum ada pemain, ada yang bubar,” tegasnya.

(jpc/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds