Ratusan Nakes Batal Suntik Vanksin, Alasannya karena Tekanan Darah Naik

Ilustrasi.

Ilustrasi.


POJOKJABAR.id, BANDUNG – Sebanyak 281 tenaga kesehatan batal divaksin. Meskipum, mereka telah hadir pada proses vaksinasi.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Palembang, Fauziah angkat bicara mengenai ratusan tenaga kesehatan di wilayahnya yang batal divaksin.

“Sebanyak 281 orang itu ketika di meja screening ternyata memiliki hipertensi, diabetes dan kondisi-kondisi medis yang tidak memungkinkan untuk diberikan vaksin,” kata Fauziah, Sabtu (23/1/2021).

Dinkes juga mencatat 190 orang terpaksa menunda divaksin Covid-19 karena kondisi kesehatan kurang mendukung seperti tekanan darah tinggi, sedang hamil dan menyusui.

Jumlah tersebut kemungkinan bertambah mengingat sasaran vaksinasi SDM kesehatan di Palembang baru terealisasi sebanyak 1.530 orang, atau 11,28 persen dari total 13.567 orang sasaran suntik vaksin sejak 14 Januari 2021.

Realisasi vaksin Covid-19 sejauh ini terbilang lambat karena masih banyak SDM kesehatan yang belum menerima sms blast.

Hal tersebut membuat proses pendataan vaksin terkendala. Sebelumnya Palembang menerima 29.600 dosis pada tahap I yang harus habis disuntik hingga Februari 2021.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Palembang dr Mirza Susanty menyebut, kendala sudah teratasi setelah pemerintah pusat mengizinkan data penerima vaksin boleh diambil dari sistem informasi SDM (SISDMK) kesehatan.

“Mulai hari ini sudah ada peningkatan, jika kemarin masih 600 orang dalam sehari maka hari ini sudah bisa 1.130 orang dalam sehari,” pungkasnya. 600 orang dalam sehari maka hari ini sudah bisa 1.130 orang dalam sehari,” pungkasnya.

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds