Satpol PP Kota Cimahi Akui Ada Anggotanya yang Melakukan Pemukulan Saat Razia Operasi Yustisi

Plh Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Ipung Mustofa. Istimewa

Plh Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Ipung Mustofa. Istimewa


POJOKJABAR.com, Bandung – Viral video seorang anggota Satpol PP di Kota Cimahi, melakukan aksi pemukulan.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat anggota Satpol PP tersebut memukul supir truk di samping truk saat razia operasi yustisi.

 

Dalam rekaman video tersebut, sopir truk dan oknum Satpol PP terlihat cekcok. Cekcok itu berujung pada bogem oknum Satpol PP yang mendarat pada tubuh seorang pengemudi truk.

Plh Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi Ipung Mustofa membenarkan adanya aksi kurang terpuji yang dilakukan oleh anggotanya. Aksi pemukulan itu terjadi di Jalan Permana, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi kemarin.

“Terkait kasus dugaan pemukulan yang viral, Satpol PP dan Damkar Cimahi meminta maaf atas kejadian tersebut. Secara prosedural tidak dibenarkan dilakukan petugas kita,” ungkap Ipung, Jumat (22/1/2021).

Ipung mengaku, anggotanya terpancing emosi oleh pengemudi truk. Pengemudi truk yang bandel kadang kala menjadikan situasi di lapangan memanas. Namun demikian, Ipung meyakini anggotanya punya alasan atas tindakannya.

“Di lapangan kondisi sangat dinamis pasti ada pemicunya. Situasi dan kondisi yang tak terduga bisa menimbulkan emosi petugas. Bisa jadi ada perlakuan kurang pantas atau ucapan lisan dari korban sehingga pemukulan itu terjadi,” paparnya.

Ipung menjelaskan, aksi pemukulan itu terjadi saat Satgas COVID-19 Kota Cimahi melaksanakan patroli dan razia protokol kesehatan di tengah PPKM.

Satu per satu kendaraan diperiksa, Satpol PP kemudian mendapati satu pengemudi truk tidak menggunakan masker.

“Petugas kemudian mendeteksi pelaku pelanggaran yakni sopir truk tersebut. Dia kemudian ditegur dan diminta turun. Tapi ada hal yang menimbulkan emosi petugas, katanya ada sedikit bentakan dari korban yang tidak menggunakan masker saat dia disuruh turun,” terang Ipung.

“Wajar kalau anggota menegur soal masker masker. Tapi memang ada miskomunikasi, anggota kita terpancing emosinya karena situasi sedang panas juga sampai akhirnya melakukan pemukulan,” imbuhnya.

Menurut Ipung, pukulan yang dilayangkan oleh anggotanya tidak sampai melukai pengemudi. Menurutnya, aksi pemukulan itu juga disaksikan oleh Polisi dan TNI yang juga ikut melaksanakan operasi penegakan disiplin.

“Kemarin kita sudah coba ke rumah mertuanya karena kebetulan dia orang Cimahi juga. Cuma enggak ada di tempat dan hari ini rencananya bertemu,” pungkasnya.

(arf/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds