Air Mata Bahagia Anak dan Ibu Sambil Berpelukan Dihadapan Dedi Mulyadi

Wakil ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi, saat menandatangani berkas-berkas sebagai saksi pencabutan perkara antara anak dan ibu yang disaksikan Kapolres dan Kajari Demak.

Wakil ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi, saat menandatangani berkas-berkas sebagai saksi pencabutan perkara antara anak dan ibu yang disaksikan Kapolres dan Kajari Demak.


POJOKJABAR.com, BANDUNG – Haru biru tetes air mata kebahagiaan terpancar dari kedua orang yang berseteru, ibu dan anak itu akhirnya berpelukan melupakan semua permasalahan yang pernah mereka lalui atas perantara wakil ketua komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi disaksikan Kapolres dan Kajari Demak.

Sosok Dedi Mulyadi yang terpanggil untuk mendamaikan antara ibu dan anak yang berseteru, hingga hampir berujung di pengadilan tersebut akhirnya bisa tersenyum bahagia tanpa harus ada yang di penjara.

Agesti (19) yang awalnya bersikeras melaporkan ibu kandungnya sendiri yang bernama Sumiatun (36) ke pihak kepolisian, akhirnya luluh dan mencabut berkas perkaranya setelah Dedi Mulyadi memediasi dan mendamaikan ibu dan anak tersebut.

Berkas perkara yang sudah mencapai ke kejaksaan tersebut, akhirnya di cabut oleh pelapor sehingga terlapor dapat di pastikan akan menghirup udara bebas.

 

Ibu dan anak

Akhirnya Anak (Agesty 19 tahun) bersama Ibunya (Sumiatun 36 tahun) berpelukan sambil menangis bahagia, saat didamaikan oleh Dedi Mulyadi.

 

“Akhirnya anak dan ibu berdamai. Anaknya mencabut perkara yang akan menjerat ibunya. Alhamdulillah sayapun turut senang, akhirnya mereka berdua berbaikan kembali,” ujar Dedi Mulyadi, via sambungan seluller yang diketahui masih ada di Demak Jawa Tengah.

Selain itu, untuk mempererat kembali hubungan antara anak dan ibu yang sempat retak hanya karena hal sepele tersebut Dedi Menjanjikan akan memberangkatkan umroh ibu dan anak tersebut.

Sementara menurut Agesti dirinya merasa lega karena tidak sampai memenjarakan ibunya sendiri, karena bagaimanapun dirinya sangat menyayangi ibunya. Semua berkat wakil komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi yang telah mendamaikan mereka.

“Iya sudah selesai, saya merasa lega akhirnya bisa selesai. Sudah saya cabut perkaranya,” kata Agesty, melalui sambungan seluller Dedi Mulyadi.

Hal senada juga disampaikan oleh Sumiatun, walaupun hanya sebentar berbicara melalui seluller Dedi Mulyadi tampak dengan suara yang memendam kebahagiaan karena bisa berdamai oleh anaknya sendiri.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada pa Dedi Mulyadi. Sulit berkata-kata mendapatkan kebahagiaan ini,” singkat Sumiatun, melalui selullernya Dedi Mulyadi.

Ending yang mengharu biru pada akhirnya bisa saling berpelukan dengan diwarnai tangis bahagia, karena keduanya kini bisa berama kembali untuk bersatu kembali.

“Saya juga sempat terharu, akhirnya mereka bisa berpelukan sebagai anak dan ibu. Bukan sebagai lawan di pengadilan,” tutup Dedi Mulyadi.

Anak dan ibu itu tersebut awalnya berseteru karena hal sepele, sehingga berujung pelaporan ke pihak kepolisian dampaknya sang ibu infonya harus tertahan di Polres Demak.

Dedi Mulyadi yang mendengar hal itu dari media, kemudian bertolak ke Demak menjamin Ibu Sumiatun agar tidak di tahan oleh pihak kepolisian. Puncaknya hari ini, Dedi Subuh tadi bertolak ke Demak mendamaikan ibu dan anak tersebut hingga akhirnya pencabutan perkara oleh Agesty. (Adw/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds