Pasca Longsor di Cimanggung, Polda Jabar Akan Selidiki Perizinan Perumahan

Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri. ISTIMEWA

Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri. ISTIMEWA


POJOKJABAR.com, SUMEDANG– Longsor di Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Sabtu (9/1) malam lalu, mengakibatkan 13 orang meninggal dunia.

Hingga kini, personel gabungan terus melakukan pencarian korban di lokasi longsor tersebut.

Menangggapi adanya longsor tersebut, pihak kepolisian berjanji akan menyelidiki penyebab longsor tersebut.

Kapolda Jabar, Irjen Pol Ahmad Dofiri mengatakan pihaknya akan menyelidiki terkait izin pembangunan lahan di kawasan Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang yang menyebabkan terjadinya longsor.

 

“Terkait (perizinan perumahan) ini akan kami dalami, sisi perizinanya seperti apa,”jelas Kapolda, Senin (11/1) di Mapolda Jabar.

Kapolda Irjen Pol Dofiri menambahkan, perumahan di lingkungan tebing ini memang tidak layak untuk dihuni, sebab dari sisi lokasi dapat menimbulkan terjadinya tanah longsor.

“Jadi, kalo areal seperti ini di bangun perumahan seyogyanya memang sangat rawan. Tetapi nanti kita selanjutnya akan kita dalami, itu pekerjaan kita,” katanya.

Selanjutnya, jika dilihat dari kejadian, kata Dofiri, lokasi lingsor ini terjadi dari satu lokasi ke lokasi yang laiinnya namun dititik yang berbeda tetapi masih satu area.

Untuk itu, terkait pelaksanaan evakuasi, pihaknya masih melihat situasi cuaca. Pasalnya pergerakan tanah di lokasi kejadian masih dapat dikatakan rawan.

“Sekali lagi tetap kita perhitungkan kondisi lingkungan alamnya, terlebih lagi kondisi hujan. Kita lihat disini lokasinya memang cukup rawan,” pungkasnya.

 

(arf/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds