Delapan Jam KPK Geledah Ruang Salah Satu Anggota DPRD Jabar

KPK geledah ruangan anggota DPRD Jabar Abdul Rozak Muslim, Kamis (3/12/2020)./Foto: Arief

KPK geledah ruangan anggota DPRD Jabar Abdul Rozak Muslim, Kamis (3/12/2020)./Foto: Arief


POJOKJABAR.com, BANDUNG– Sejumlah orang dari Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan penggeledahan di ruang anggota DPRD Jabar dari Fraksi Partai Golkar.

Saat melakukan penggeledahan, seorang anggota KPK membawa satu boks plastik dokumen dari ruang fraksi Golkar yang berada di lantai dua gedung DPRD Jabar.

Informasi yang dihimpun Pojokjabar.com, KPK menggeledah ruangan salah satu anggota DPRD Jabar Abdul Rozak Muslim yang merupakan anggota DPRD Jabar dari Fraksi Golkar.

Dari pihak DPRD Jabar pun, hingga penggeledahan selesai pukul 17.00 wib, belum ada penjelasan resmi.

Penggeledahan ini untuk mencari bukti-bukti kasus korupsi yang menjerat anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Jabar Abdul Rozaq Muslim.

Abdul Rozaq Muslim sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus penerimaan hadiah dari dari Carsa, mantan kepala desa yang divonis bersalah oleh Pengadilan Tipikor Bandung.

Kasus ini terkait dengan kasus suap yang menjerat Bupati Indramayu‎, Supendi. Supendi juga turut divonis bersalah.

Penyelidik KPK ini tampak mengenakan rompi bertuliskan KPK. Mereka memasuki salah satu ruangan Sekretariat DPRD Jabar dan ruangan Fraksi Partai Golkar DPRD Jabar.

Abdul Rozaq Muslim diduga menerima uang Rp 8,5 miliar lebih.

Pada persidangan kasus Supendi dan Carsa, Abdul Rozaq Muslim juga sempat dihadirkan sebagai saksi. Saat itu, dia mengklarifikasi soal penerimaan uang.

Saat persidangan pada Rabu (5/2/2020), dari dakwaan senilai Rp 8,5 miliar, jaksa membuktikan penerimaan uang Rp 1,6 miliar.

Saat itu, Rozaq menjelaskan bahwa dia mengakui ditemui Carsa pada 2017. Dalam pertemuan itu, Carsa meminta bantuan anggaran banprov untuk Pemkab Indramayu.

(arf/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds