Pelaku Pemalsu Uang Rp800 Juta Ditangkap, Pemesannya dari Jakarta

Uang palsu senilai Rp800 juta diamankan di Kota Bandung (arf)

Uang palsu senilai Rp800 juta diamankan di Kota Bandung (arf)


POJOKJABAR.com, BANDUNG — Satreskrim Polrestabes Bandung mengungkap kasus pemalsuan uang senilai Rp800 juta pecahan Rp100.000. Uang palsu ini dipesan seseorang dari Jakarta.

Keempat pelaku yang diamankan yakni KP (25), AS (38), AS (57), MRS (26).

Keempat pelaku ini, diamankan di rumah kontrakan di kawasan Geger Kalong, Kota Bandung, 13 Oktober 2020 lalu.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan bahwa para pelaku, diamankan berdasarkan laporan masyarakat.

“Kami tangkap pada tanggal 13 Oktober lalu di rumah kontrakan di Gegerkalong, Kota Bandung. Dalam pengungkapan itu, polisi turut mengamankan barang bukti berupa printer hingga uang palsu pecahan Rp 100 ribu yang apabila ditotalkan senilai Rp 800 juta,” jelasnya, Rabu (28/10).

Ulung menambahkan, Rp 800 juta uang palsu ditukarkan dengan uang asli senilai Rp300 juta.

“Adapun uang palsu itu belum sempat diedarkan oleh pelaku karena terlanjur terendus oleh polisi,” jelasnya.

Modusnya, para pelaku saling membagi tugas.

“Jadi semua pelaku ini punya peran. Ada yang berperan jadi operator mesin cetak hingga mencari pendana atau donator,” jelasnya.

“Polisi masih mencari dua pelaku lainnya yang disebut bertanggung jawab atas seluruh kegiatan pemalsuan uang tersebut,” jelasnya.

Ditegaskan Kapolrestabes, bahwa dalam kasus pemalsuan uang ini ada pemesannya.

“Jaid pemesannya adalah seseorang dari Jakarta dan sedang dilakukan penyelidikan dan sedang dikejar oleh petugas, sampai saat ini belum didapati tapi terus kita kembangkan,”jelasnya.

Adapun akibat perbuatannya, empat pelaku disangkakan Pasal 35 ayat (1) juncto Pasal 26 ayat (1) UURI Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang dengan pidana penjara 10 tahun serta Pasal 244 KUHPidana dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun.

(arf/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds