BEM Jabar Desak UU Cipta Kerja Dicabut

BEM Jabar gelar demo di Bandung (dtc)

BEM Jabar gelar demo di Bandung (dtc)


POJOKJABAR.com, BANDUNG — Mahasiswa yang tergabung dalam BEM Jawa Barat mendesak UU Cipta Kerja Omnibus Law dicabut. Mahasiswa demo bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

BEM Jabar ini berorasi di simpang Dago-Sulanjana, Kota Bandung, Rabu (28/10/2020) sekitar pukul 14.40 WIB.

Sebelumnya, puluhan mahasiswa ini melakukan orasi di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat sekitar pukul 13.30 WIB.

Setelah menyampaikan aspirasinya, mahasiswa kemudian melakukan long march dari gedung dewan ke perempatan Jalan Dago-Sulanjana atau tepatnya di depan Dukomsel.

“Momentum Sumpah Pemuda ini, kami mahasiswa, bagian dari pemuda pemudi Indonesia. Di hari sumpah pemuda, mahasiswa pemuda dan pemudi Indonesia tidak datang untuk merusak fasilitas Negara,” jelas salah seorang orator.

“Tetapi untuk memperbaiki, memberitahu negara bahwa banyak yang harus diperbaiki,” tegas salah seorang orator ini.

Mahasiswa pun menyampaikan kekecewaannya kepada aparat penegak hukum, yang represif dalam menindak mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasinya terkait UU Cipta Kerja.

“Tindakan represifitas belakangan ini mencederai HAM, kami meminta agar aparat tidak berbuat represifitas kepada mahasiswa dan pelajar. Karena kita akan mengawal dan tidak melakukan pengrusakan,” sambung orator tersebut.

Orasi mahasiswa di depan Dukomsel ini hanya berlangsung selama 15 menit. Arus lalu lintas yang sempat tersendat pun kembali terurai.

Massa aksi pun kemudian kembali ke kampus Unisba atau daerah Tamansari.

“Kami akan mengawal Omnibus Law sampai tuntas, sampai presiden menerbitkan Perpuu. Kita tidak akan berhenti sampai presiden bersikap. Kami juga menuntut pendidikan bisa diakses seluruh masyarakat Indonesia,” ujar salah soerang orator dalam aksi itu seperti dilansir detikcom.

(ral/int/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds