Gempa Pangandaran di Tengah Hujan Deras, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Gempa guncang Pangandaran Minggu pagi (ist)

Gempa guncang Pangandaran Minggu pagi (ist)


POJOKJABAR.com, PANGANDARAN -– Gempa magnitudo 5,9 mengguncang Pangandaran, Minggu (25/10) pagi. Meski sedang hujan deras, warga berhamburan keluar rumah disebabkan panik.

“Gempanya terasa cukup lama dan kuat. Saya sedang beres-beres rumah langsung keluar sambil mengajak anak istri,” kata Kusnadi, warga Dusun Bojongjati, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran.

Hal serupa diungkapkan Deni Nurdiansyah warga Bojongsalawe, Kecamatan Parigi. Karena khawatir terdampak gempa, dia tak menghiraukan hujan deras yang mengguyur.

Baca Juga :

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Terasa ke Bandung

“Sedang tiduran langsung keluar menembus hujan. Basah kuyup dan kaget,” kata Deni. Dia mengaku sedikit tenang setelah mendapatkan informasi gempa tak berpotensi tsunami.

“Setelah diperiksa di medsos ternyata tak berpotensi tsunami. Lumayan menenangkan,” kata Deni.

Sementara itu Lilis, pedagang ikan asin di pantai barat Pangandaran mengatakan saat gempa terjadi sempat terjadi kepanikan. Wisatawan berhamburan keluar hotel.

“Ada yang langsung check out, ada yang duduk-duduk saja, bahkan ada yang masih berenang. Tidak berpotensi tsunami kan?” kata Lilis seperti dilansir detikcom.

Menurut BMKG, gempa di kedalaman 10 Km ini tak berpotensi tsunami.

Gempa yang terjadi Minggu pagi dirasakan di Sukabumi, Tasikmalaya, Pangandaran dengan skala III-IV MMI.

Kuningan, Garut, Cilacap dengan skala III MMI.

Kabupaten Bandung, Kebumen, Kutoarjo, Banyumas, Banjarnegara, Kulonprogo, Bantul, Gunung Kidul, Yogyakarta II-III MMI, Kota Bandung II MMI.

(ral/int/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds