DPRD Jabar Bahas Perda Ketentraman dan Ketertiban Soal Penggunaan Masker

Ilustrasi pengguna masker.

Ilustrasi pengguna masker.


POJOKJABAR.com, BANDUNG– DPRD Jawa Barat menerima usulan Perda dari eksekutif mengenai perubahan raperda tentang Ketentraman dan Ketertiban yang di dalamnya dimasukan klausul mengenai penggunaan masker saat pandemi Covid-19.

Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Barat, Haru Suandharu menjelaskan bahwa perda Ketentraman dan Ketertiban ini, saat ini masih dibahas oleh Banmus DPRD Jabar.

“Masih dibahas di Banmus, dan sekarang terus dilakukan pembahasan mengenai usulan Raperda tersebut,” jelasnya, Selasa (22/9).

Haru menambahkan, nantinya dengan dibuatnya perda Ketentraman dan Ketertiban ini, maka masyarakat wajib memakai masker dimanapun.

“Ya, klausul soal denda, sanksi tidak menggunakan masker dimasukkan ke dalam perda Ketentraman dan Ketertiban ini,” paparnya.

Dirinya berharap, perda ini segera disahkan, mengingat payung hukum dalam penegakan sanksi masyarakat tak bermasker saat Pandemi belum mengikat.

“Saya berharap segera disahkan, karena kan memang payung hukum dari denda masker juga belum kuat. Dengan perda ini, diharapkan masyarakat mulai terbiasa menggunakan masker,” paparnya.

Perda Ketentraman dan Ketertiban, sebelumnya ditegaskan Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum, bahwa akan dimasukan mengenai klausul penggunaan masker bagi masyarakat, serta denda dan sanksi bila tidak menggunakan masker.

(Adv/arf/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds