Apollinaris Darmawan Sudah Berulangkali Menghina Islam

Apollinaris Darmawan berulangkali menghina Islam (ist)

Apollinaris Darmawan berulangkali menghina Islam (ist)


POJOKJABAR.com, BANDUNG — Polrestabes Bandung membenarkan mengamankan seorang pelaku penistaan agama Islam, Apollinaris Darmawan, Minggu (9/8) malam. Apollinaris sudah beberapa kali menghina Islam.

Video pria berusia 70 tahun yang menghina agama Islam tersebut viral di media sosial. Dimana pria tersebut sempat dihakimi warga, dan langsung diamankan oleh petugas Kepolisian.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Galih menjelaskan bahwa kronologi penangkapan, berdasarkan laporan warga, yang masuk ke polisi.

“Jadi hari Minggu ya kemarin hari Minggu, kita bersama warga mengamankan pelaku atas nama Apolinaris Darmawan, dan kita tahan karena yang bersangkutan memposting beberapa kata-kata yang diduga menistakan agama,” jelasnya, Senin (10/8).

Kasatreskrim menambahkan, ada beberapa yang kita jadikan bukti selain dari media sosial itu juga ada video-video pendek.

“Apa yang disampaikan yang bersangkutan terhadap agama Islam adalah alinea. Motifnya seperti yang disampaikan sebelumnya, bahwa yang bersangkutan sudah pernah dilakukan proses hukum dengan modus yang sama. Itu ditangani oleh Polres Jakarta Selatan,” jelasnya.

Ditegaskan Kasatreskrim, bahwa yang bersangkutan dibebaskan dengan program asimilasi.

“Itu 3 tahun dari hasil pemeriksaan kita yang bersangkutan memiliki ideologi atau pandangan yang lain,” jelasnya.

“Jadi itu yang dicurahkan yang bersangkutan melalui media sosial ataupun dengan keterangan dibuat dalam sebuah video pendek. Juni kemarin asimilasi, karena Covid19 ini,” paparnya.

Untuk pasal yang dikenakan, sejauh ini kita kenakan pasal 45 ayat 2 UU ITE.

“Sementara ini UU ITE yang kita terapkan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Apollinaris Darmawan seorang kakek berusia 70 tahun, diamankan Polisi.

Kakek tersebut diduga melakukan penistaan agama Islam. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa Apollinaris diamankan di kawasan Jatayu, Kecamatan Cicendo, Minggu (9/8) malam.

Saat dikonfirmasi ke Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Galih membenarkan penangkapan tersebut.

“Betul ada pelaporan ke Polisi, perihal dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh kakek ini, kami amankan semalam,” jelasnya, Senin (10/8).

Kasatreskrim menambahkan, saat ini statusnya sudah menjadi tersangka.

“Hasil penyelidikan lalu meningkat ke penyidikan sudah kami tetapkan menjadi tersangka, saat ini ditahan di sel Mapolrestabes Bandung,” terangnya.

Diamankannya Apollinaris tersebut terekam video. Detik-detik penangkapan itu pun beredar luar di media sosial (medsos).

Video menunjukkan Apollinaris yang berambut putih itu dimasukkan petugas ke dalam mobil polisi.

Saat diamankan, banyak warga di lokasi kejadian yang belakangan diketahui di sekitar Jalan Jatayu, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung.
Terdengar, warga marah-marah kepada pria tua tersebut.

“Bapak maksudnya apa pak menghina Islam?,” ucap seorang pria dalam video tersebut.

“Kamu juga beragama kan, kami tidak pernah menghina agama kamu ya,” kata pria lainnya dalam video.

Polisi yang mengamankan meminta warga bersikap tenang. Polisi kemudian memasukkan pria yang terlihat tak mengenakan baju itu ke dalam mobil.

(arf/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds