Hal Penting Ini Kendalikan Sebaran Covid-19 di Jabar

Ilustrasi Covid-19/net

Ilustrasi Covid-19/net


POJOKJABAR.com– Pada masa Adaptasi Kebiasan Baru (AKB) di Jawa Barat, kedisiplinan masyarakat terapkan protokol kesehatan amat penting dalam pengendalian sebaran Covid-19.

Wakil Koordinator Sub Divisi Kebijakan dan Kajian Epidemiologi Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar, Bony Wiem Lestari mengatakan, masyarakat adalah garda terdepan melawan Covid-19.

Banyak bukti ilmiah menunjukkan, penerapan protokol kesehatan efektif cegah penularan.

“Masyarakat harus mempersiapkan diri untuk menerapkan protokol kesehatan. Jadi, protokol kesehatan harus jadi bagian dari kebiasaan sehari-hari,” terangnya.

“Seperti pakai masker serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan,” ucap Bony di GOR Saparua, Kota Bandung, Jumat (7/8).

Hingga kini, pihaknya sudah melakukan 171 ribu pengetesan (testing) metode uji usap (swab test) Polymerase Chain Reaction (PCR). Dari jumlah tersebut, kata Bony, positivity rate Jabar berada di angka 7,5 persen.

Sedangkan, standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah 5 persen.

Menurutnya, dari permodelan yang dikerjakan, pihaknya memprediksi akan ada penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 2.200-3.000 dalam satu bulan ke depan.

Maka itu, ia mengingatkan kepada masyarakat Jabar untuk disiplin terapkan protokol kesehatan dan menghindari kerumunan.

“Garda terdepan melawan Covid-19 ini adalah masyarakat, sehingga implementasi protokol kesehatan, disiplin pakai masker, jaga jarak, terapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan syarat wajib,” katanya.

“Masyarakat perlu belajar. Saat sejumlah kegiatan dibuka, tapi tidak disiplin terapkan protokol kesehatan, risiko naik lagi. Kalau terus bertambah berat bisa PSBB lagi,” katanya.

“Tapi, kalau protokol kesehatan diterapkan, saya kira pemerintah dan masyarakat bisa bersama-sama mengerem lonjakan kasus,” tandasnya.

(rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds