Polisi Jerat Pasal Berlapis kepada Pelaku Pembunuh Pacar Saat Berhubungan Badan


POJOKJABAR.com, Bandung – Muhammad Rizki Septian berhadapan dengan hukum (abh) yang menjadi pelaku pembunuhan terhadap korban yang juga dibawah umur, PA. Dijerat pasal berlapis.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan menjelaskan bahwa Abh ini dijerat pasal 338, serta UU perlindungan anak pasal 80,81 dan 82.

“Pasal pidana pembunuhan pasal 338, jadi bukan pembunuh berencana ya yang dilakukan oleh anak berhadapan dengan hukum ini, secara spontan pengakuannya, untuk pasal 338 ancamannya diatas 10 tahun penjara,”jelasnya.

Untuk pasal UU perlindungan anak, pasal 80,81 dan 82 ini menyangkut tentang dugaan pencabulan anak, kekerasan anak, serta kekerasan terhadap anak.

“Ancaman hukumannya 15 tahun ya, untuk pasal UU perlindungan anak,” jelasnya.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan menjelaskan bahwa kasus pembunuhan oleh anak dibawah umur ini, dilakukan oleh pasangan remaja.

“Jadi anak berhadapan dengan hukum (abh) karena masih dibawah umur ya, melakukan pembunuhan terhadap korban yang juga korban dibawah umur. Mereka berpacaran, lalu korban ini datang ke rumah abh ini, dan melakukan hubungan suami istri,” jelas Kapolresta Bandung, Kamis (6/8).

Lalu saat berhubungan, abh atas nama Muhammad Rizki ini menanyakan perihal korban punya pacar.

“Pelaku menanyakan bahwa korban punya pacar, dan dijawab dengan jujur iya. Dari situ lalu melakukan aksinya menjerat leher korban secara spontan,” jelasnya.

Dari hasil penyelidikan, bahwa pelaku ini spontan melakukan aksinya karena cemburu.

“Motifnya cemburu, dan kami masih dalami terus,” terangnya.

Usai menjerat leher korban dan memasukkan ke dalam karung, anak berhadapa ini bingung membuang karung berisi korban.

“Kejadian jam 18.00 Rabu malam, lalu abh ini masih dirumahnya, ibu dari abh ini pulang kerja dan menanyakan isi dalam karung depan rumahnya. Dijawablah oleh abh bahwa isi karung tersebut yakni pacarnya. Mendengar hal itu ibu dari Muhammad Rizki langsung membawa ke kantor Polisi,” jelasnya.

Tim satreskrim yang melakukan olah TKP hingga pukul 01.00 Kamis dinihari, langsung melakukan berita acara pemeriksaan kepada Abh atas nama Muhammad Rizki ini.

“Statusnya dibawah umur, jadi kita sebut anak berhadapan dengan hukum ya,” pungkasnya.

(arf/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds