Jelang Hari Raya Idul Adha, Harga Bahan Pokok di Kota Cimahi Masih Stabil

Ilustrasi Bahan Pokok

Ilustrasi Bahan Pokok


POJOKJABAR.com, CIMAHI – Jelang Hari Raya Idul Adha, harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional Kota Cimahi relatif masih stabil. Bahkan ada beberapa komoditi yang mengalami penurunan harga karena banyaknya pasokan, dan turunnya permintaan.

Berdasarkan pantauan wartawan di pasar- pasar wilayah kota cimahi, harga daging ayam, telur ayam, dan daging sapi relatif masih stabil. Menurut seorang pedagang daging ayam Daging, Rudi (41) menyebutkan, untuk harga ayam rata-rata dijual dengan harga Rp32 ribu/kg, telur ayam Rp 26 ribu/kg, dan daging sapi dibadrol Rp 110 ribu/kg.

“Sudah beberapa hari ini harga daging ayam stabil, malahan kemarin berangsur turun dari asalnya Rp 38 ribu/kg, sekarang Rp 34 ribu/kg. Biasanya seminggu jelang Idul Adha suka naik, sekarang mah stabil,” ujar.

Dikatakan Rudi, menurunnya harga daging ayam ini diduga karena banyaknya pasokan, sementara permintaan menurun sebagai dampak dari mewabahnya virus korona (Covid-19).

“Sekarang ‘kan anak-anak sekolah pada belajar di rumah karena ada korona, biasanya yang jualan chiken katsu, nugget atau makanan olahan daging untuk di jual di sekolah-
sekolah beli daging sapi dan daging ayamnya kesini,” ujar Rudi yang juga penjual daging sapi.

Untuk daging sapi, sambung Rudi, harganya juga relatif stabil yakni Rp110 ribu/kg. Meski begitu ia memprediksi harga kedua jenis daging ini akan mengalami kenaikan mendekati Idul Adha.

“Mungkin besok atau lusa harga naik. Kalau daging sapi biasanya naik Rp5 ribu/kg. Untuk daging ayam saya ngga tau kenaikannya berapa, karena sekarang kan kondisinya beda, ada korona,” ungkapnya.

Sementara untuk komoditas sayuran, beberapa diantaranya ada yang mengalami penurunan harga. Diantaranya, tomat dari asalnya Rp 12 ribu/kg, turun menjadi Rp8 ribu/kg. Kol dari asalnya Rp8 ribu/kg, turun menjadi Rp7 ribu/kg.

“Wortel harganya juga turun dari asalnya Rp 19 ribu/ kg menjadi Rp 12 ribu/kg, bawang merah dari Rp 36 ribu/kg menjadi Rp 32 ribu/kg, bawang putih dari Rp 24 ribu/kg menjadi Rp 22 ribu/kg, dan mentimun juga turun dari 10 ribu/kg menjadi Rp 7 ribu/kg. Yang naik hanya kentang yakni dari Rp 15 ribu/kg, jadi Rp 16 ribu/kg,” terangnya.

Ia mengaku untuk komoditi sayuran tidak tepengaruh pada momen-momen tertentu, seperti Idul Adha dan Idulfitri.

“Kalau sayuran mah tergantung dari pasokan aja. Sekarang banyak sayuran yang harganya turun, karena lagi panen. Dan permintaan juga menurun sejak pandemi, kecuali untuk kentang sedikit naik karena banyak yang hajatan,” jelasnya.

Sementara itu Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi memastikan stok bahan pokok masyarakat mencukupi menjelang Hari Raya Iduladha 2020. Begitu juga terkait stabilitas harga, masih tergolong relatif belum ada kenaikan yang signifikan.

Kepala Seksi (Kasi) Perdagangan Disdagkoperin Kota Cimahi, Eka Handayani mengatakan, ketersediaan bahan pangan di di wilayahnya seperti beras, minyak goreng, telur, dan daging masih aman.

“Untuk stok bahan pokok sampai saat ini aman, masih mencukupi. Hal itu berdasarkan laporan dari pasarpasar yang dikelola Pemkot Cimahi,” katanya.

Pihaknya juga memastikan tidak ada penimbunan bahan kebutuhan pokok di Kota Cimahi, karena Disdagkoperin melakukan monitoring ke pasar-pasar tradisional dan modern secara rutin.

“Kalau penimbunan sepertinya tidak ada, dan sampai sekarang belum ada indikasi ke arah itu. Karena kita secara rutin melakukan monitoring harga semimggu 2 kali, kerjasama dengan UPTD Pasar,” terangnya.

(RBD/bie/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds