Pendidikan Keagamaan di Bandung Barat Masih Dilakukan Secara Online

Ilustrasi pelajar dengan masker.

Ilustrasi pelajar dengan masker.


POJOKJABAR.com, BANDUNG – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bandung Barat, belum bisa perbolehkan penyelenggara pendidikan agama lakukan pembelajaran tatap muka. Itu dilakukan lantaran pihaknya khawatir terhadap penyebaran covid-19.

Saat ini, pembelajaran di lingkungan madrasah baik RA, MI, Mts dan MA, masih dilakukan secara daring atau online. Kepala Kemenag KBB, Ahmad Sanukri mengatakan, proses kegiatan belajar mengajar bagi pendidikan keagamaan di Bandung Barat harus sesuai Surat Keputusan Bersama 4 kementrian.

“Sampai sekarang belum ada kebijakan resmi dari pemerintah pusat,” kata Sanukri, Senin (27/7/2020).

Untuk melaksanakan kegiatan secara tatap muka, lanjut dia, ada beberapa tahapan yang harus dilalui, diantaranya daerah tersebut harus sudah zona hijau, mendapatkan izin dari satgas covid kabupaten/kota. Selanjutnya, pihak masingmasing madrasah harus komitmen menjalankan protokol kesehatan.

“Tapi yang terpenting adalah izin dari wali atau orang tua siswa. Bahwa anaknya diperkenankan untuk mengikuti pembelajaran secara tatap muka,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pihaknya tidak akan segan-segan untuk memberi sanksi terhadap madrasah yang memaksakan kehendak untuk melaksanakan pembelajaran secara tatap muka.

“Kita akan bentuk tim untuk memastikan madrasah tidak melakukan pembelajaran tatap muka, kita akan kasih teguran hingga pemberian sanksi tegas,” pungkasnya.

(RBD/kro/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds