Kronologi Kakak-Adik Perkosa Gadis 13 Tahun di Sumedang, Dikasih Obat Cair

perkosaan (ilustrasi)./Foto: Istimewa

perkosaan (ilustrasi)./Foto: Istimewa


POJOKJABAR.com, SUMEDANG– Kasus pemerkosaan kakak-adik terhadap gadis berusia 13 tahun di Sumedang bermula ketika korban bermain di rumah tetangga, tidak jauh dari rumah korban.

Korban bertemu dengan RT, salah satu tersangka. RT sempat memberikan sejumlah obat cair kemasan kepada korban.

RT pun mengajak korban ke rumahnya yang saat itu tengah kosong lantaran kedua orangtua tersangka tengah pergi beberapa hari ke suatu tempat.

Demikian diungkap Kasatreskrim Polres Sumedang AKP Yanto Selamet, Jumat (24/7/2020).

“Setelah sampai (ke rumah tersangka), korban merasa pusing dan disuruh tidur di dalam kamar. Kemudian, tersangka RT masuk ke dalam kamar,” ucap Yanto, dilansir dari detikcom.

RT lalu memperkosa korban. DA, adik RT, tak lama kemudian masuk ke dalam kamar tersebut. Korban yang keadaan tak sadarkan diri itu diperkosa oleh DA.

Kejadian ini akhirnya diketahui pihak keluarga korban setelah korban bercerita kepada orangtuanya bahwa dirinya telah diperkosa kakak-adik tersebut.

Sebelumnya, kata Yanto, korban sempat dikabarkan hilang selama dua hari, dan pulang sendirian ke rumahnya.

“Setelah ditelusuri, ditanya sama ibunya, barulah terungkap kasus ini,” katanya.

Polisi bergerak dan meringkus kedua pemuda itu di rumahnya, Dusun Pangkalan, Kecamatan Rancakalong, Sumedang, setelah mendapat laporan tersebut.

Kini kakak-adik tersebut mendekam di sel tahanan Mapolres Sumedang.

Untuk diketahui, sosok gadis berusia 13 tahun menjadi korban pemerkosaan kakak-adik, RT (27) dan DA (18) dimana ketiganya saling mengenal, dan tinggal satu desa di Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang. Tempat tinggal pelaku dan korban masih satu RW.

Jarak rumahnya berdekatan, namun korban dan pelaku ini tidak ada hubungan keluarga.

“Pelaku dan korban sama-sama satu kampung dan rumahnya berdekatan. Saling kenal,” tandas Yanto.

(mar/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds