Angka Kemiskinan Meningkat Akibat Pandemi Covid-19, Pemprov Jabar Ambil Langkah

Ilustrasi.

Ilustrasi.


POJOKJABAR.com, BANDUNG– Angka kemiskinan di Jabar mengalami kenaikan akibat pandemi Covid-19.

Demikian dibenarkan Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Jawa Barat, Daud Achmad.

“Masalah kemiskinan, betul bahwa dengan adanya pandemi Covid-19 ini angka kemiskinan di kita naik,” ucap daud, di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (16/7).

Daud mengatakan, guna menekan angka kemiskinan tersebut, Pemprov Jabar terus melalukan upaya salah satunya dengan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

“Tentunya dengan adanya AKB itu kan salah satu upaya supaya kemiskinan ini tidak bertambah. Karena AKB itu adalah suatu kebiasaan hidup baru dimana kita memperbolehkan kegiatan ekonomi yang dilaksanakan,” ungkapnya.

“AKB merupakan salah satu upaya supaya kemiskinan ini tidak terus bertambah dan mudah mudahan yang tadinya tidak miskin begitu ada pandemi jadi miskin dengan adanya AKB dibuka kembali kegiatan ekonomi mereka tidak miskin lagi,” tambahnya.

Tak hanya itu, upaya lainnya yakni stabilisasi ekonomi. Pemprov Jabar pun mendorong pelaku UMKM untuk kembali berproduksi seperti biasanya.

“UMKM ini kita dorong dengan upaya-upaya. Misalnya mereka mulai berjualan dengan teknologi digital lewat penjualan online. Kemudian pemerintah juga memberikan berbagai insentif, relaksasi kredit yang jumlahnya sekian triliun dari pemerintah,” katanya.

Disamping itu, Daud menilai, angka kemiskinan juga mungkin terjadi karena dampak dari pada PHK.

“Kenapa ada PHK karena industri tidak jalan. Sekarang di era AKB ini industri kan mulai jalan, apalagi industri-industri yang orientasinya ekspor atau juga ada industri-industri yang mungkin beralih produk yang saat ini sedang booming misalnya produk alat kesehatan khususnya APD dan lain sebagainya,” tuturnya.

Ia pun optimis, dengan upaya tersebut dapat menekan angkat kemiskinan. Sehingga ekonomi pulih kembali, rakyat dan ekonomi bisa hidup kembali normal.

“Ada yang memperkirakan, kalau kita betul-betul melaksanakan AKB ini, kehidupan ekonomi berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan ini, ditahun 2022 mudah-mudahan ekonomi sudah mulai stabil dan mulai tumbuh kembali sebagaimana sebelum era pandemi Covid-19 ini,” tandasnya.

(rmolpojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds