Kades Puteran Dituding Tilap Uang Ganti Rugi Jalur Kereta Api Cepat, Ini Tanggapannya

Kades Puteran Yandi Hadiana (ist)

Kades Puteran Yandi Hadiana (ist)


POJOKJABAR.com, BANDUNG— Kades Puteran Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Yandi Hadiana membantah pemberitaan tentang dirinya yang menilap uang ganti rugi.

Yandi membantah bahwa dirinya menilap uang ganti rugi tanah dan bangunan milik warga yang terkena proyek Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC).

“Tidak benar itu beritanya. Saya punya semua buktinya,” bebernya, Minggu (12/7/2020).

Yandi bahkan mempersilahkan kepada semua pihak yang ingin melihat dan mengetahui duduk persoalan yang sebenarnya.

“Ini ada datanya, semua nama-nama warga yang dapat (ganti rugi). Ada nama, alamat, sampai besaran uangnya. Semuanya ada,” tegasnya.

Karena itu, ia sangat menyesalkan pemberitaan dugaan penyelewengan dana ganti rugi itu yang dinilainya sepihak.

“Masa saya diberitakan, tapi saya tidak pernah dikonfirmasi. Kalau mau lihat (datanya), ini saya punya semuanya, lengkap,” ujarnya.

Hal lain yang juga disesalkan adalah narasumber yang disebut dalam pemberitaan dimaksud yang merupakan salah satu warganya.

Yandi bahkan langsung mengonfirmasi langsung kepada yang bersangkutan.

“Dan narasumber itu menyatakan kepada saya, bahwa dirinya tidak pernah diwawancara soal ini,” sesalnya.

Pengakuan warga itu, sambungnya, hanya ditanya nama dan pekerjaannya.

“Dia bilang juga, dia cuma ditanya apakah dia warga asli di sini. Itu saja, enggak ada diwawancara soal ganti rugi atau apapun itu,” bebernya.

Terkait tanah carik yang juga dipersoalkan, Yandi menyatakan bahwa sebagaimana aturan, bahwa tanah tersebut memang bisa dikelola oleh siapapun yang menjabat kades saat itu.

Yandi berharap, hal semacam ini tidak terjadi lagi ke depannya. Kepada masyarakat, ia juga meminta agar tidak mudah percaya informasi yang belum tentu sumbernya.

“Lebih baik, silahkan datang ke saya, mau tanya-tanya apa, saya jawab. Bukti, dokumen, semua saya lengkap. Semua bisa dilihat. Tidak ada yang saya tutup-tutupi,” tandas Yandi.

 

(ruh/pojoksatu)

Loading...

loading...

Feeds