Bumi Makin Panas, Ridwan Kamil Terima 50 Juta Pohon Secara Virtual

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil./Foto: Istimewa

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil./Foto: Istimewa


POJOKJABAR.com, BANDUNG– Gerakan Tanam dan Pelihara 50 Juta Pohon di Gedung Pakuan, Kota Bandung dilakukan secara virtual dengan bentuk penerimaan dan penyerahan pohon pada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil menerima pohon secara simbolis dari Ateng Sutisna selaku perwakilan PT Sarbi Moerhani Lestari, salah satu perusahaan yang terlibat dalam gerakan ini. Lalu menyerahkan pohon itu kepada Alan, perwakilan dari komunitas Kampung Kaulinan di Desa Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.

Ridwan Kamil menjelaskan, gerakan tanam dan pelihara pohon ini didasari beberapa penelitian ilmiah, salah satunya disertasi asal Institut Teknologi Bandung (ITB) terkait naiknya suhu di Indonesia dengan mengambil sampel Kota Bandung yang dilaksanakan sekitar lima tahun.

“Bumi makin panas karena manusia berpopulasi. Akibat dari populasi ini mengakibatkan semua berloma-lomba berebut sumber daya, berebut air, jalan mau ke kantor atau sekolah, berebut layanan pendidikan, kesehatan, dan berebut ruang yang mengakibatkan zona hijau jadi berkurang dan zona bangunan menjadi bertambah,” ucap Emil, sapaan akrabnya, Minggu (12/7).

Dari disertasi tersebut, Emil menyimpulkan bahwa naiknya suhu disebabkan karena bangunan yang semakin banyak sementara pohon terus berkurang.

“Jadi, kesimpulannya suhu di Jawa Barat hanya bisa dikompensasi kalau mengembalikan lagi jumlah pohon yang proporsional. Bisa menanam di lahan kosong atau menanam di atap bangunan,” ungkapnya.

Untuk itu, Emil menyebut, bahwa gerakan menanam dan memelihara pohon ini harus dilakukan di dua wilayah, yakni di tanah-tanah yang normal atau menanam pohon di atap bangunan (urban farming) dan di halaman gedung-gedung beton sehingga menjadi penghasil oksigen.

Emil juga merujuk hasil penelitian di Amerika Serikat terkait manfaat lain dari pohon. Hasil penelitian itu menyatakan, orang yang sering melihat dan memegang pohon maka stimulasi pada otaknya akan lebih kencang sehingga daya hafalnya akan lebih tinggi.

“Jadi, saya imbau perusahaan-perusahaan atau tempat kerja, di kantor tiap mejanya dikasih pot bunga yang bisa hidup secara interior. Itu kalau stres pegang saja daunnya,” katanya.

Sementara hasil penelitian secara psikologi, kata Emil, menyatakan bahwa apabila kita berdiri di bawah pohon besar maka adrenalin kita akan turun sehingga daya kerja otak akan lebih rileks.

“Hujan oksigen dari pohon besar akan menurunkan derajat adrenalin dan stres sehingga bisa lebih rileks. Inilah kajian-kajian ilmiah yang saya kuasai yang melahirkan Gerakan 50 Juta Pohon,” tandasnya.

(rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds