Jangan Ada Anak Kecil, MUI Jabar Sarankan Protokol Kesehatan Saat Pelaksanaan Shalat Idul Adha

Sejumlah umat Islam menunaikan salat Jumat berjamaah dengan menerapkan jaga jarak. ANTARA

Sejumlah umat Islam menunaikan salat Jumat berjamaah dengan menerapkan jaga jarak. ANTARA


POJOKJABAR.com, BANDUNG – Pelaksanaan shalat idul adha akhir bulan juli nanti, dipastikan akan sesuai protokol kesehatan pencegahan covid-19. MUI Jabar memberikan sejumlah saran soal pelaksanaan salat id dalam perayaan Idul Adha.

Sekretaris MUI Jabar Rafani Achyar mengatakan, kalau nantinya dibolehkan untuk digelar, protokol kesehatan harus diperhatikan seperti penggunaan masker hingga penjarakan shaf antar jemaah.

“Protokol kesehatan dalam salat id ya, kalau memang mau dilaksanakan ya jelas lah, seperti salat Jumat kan itu dari mulai harus menyediakan hand sanitizer, jemaah harus pakai masker kemudian ada penjarakan shaf,” terangnya, Kamis (9/7).

Rafani menambahkan, anak-anak tak boleh ikut serta dalam pelaksanaan salat id.

“Kemudian tidak boleh bawa anak kecil, kan gitu. Gak boleh. Panitia harus ekstra benar-benar (mengawasi). Itu saran dari MUI,” ujarnya

Rafani mengaku bakal menyampaikan saran itu dalam waktu dekat ke Pemprov Jabar.

“Belum disampaikan, nanti mungkin besok lusa lah, kita nunggu lengkap dan resminya lah,” kata dia.

Sebelumnya diberitakan, 190 anak di Jabar dalam rentang usia 0 hingga 18 tahun di Jabar dipastikan terinfeksi virus corona. Dari angka tersebut, 3 anak tercatat meninggal dunia. Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Jabar Berli Hamdani mengatakan, wilayah dengan angka paling banyak anak yang terinfeksi berada di Bogor – Depok – Bekasi (Bodebek) dan Bandung Raya.

(arf/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds