Ojek Online Kota Bandung Minta Pemkot Sediakan Rapid Test Covid 19 Gratis

Perwakilan Ojol Kota Bandung bertemu dengan anggota DPRD Kota Bandung (ist)

Perwakilan Ojol Kota Bandung bertemu dengan anggota DPRD Kota Bandung (ist)


POJOKJABAR.com, BANDUNG— Ojek online (ojol) segera beroperasi di Kota Bandung. Perwakilan ojol mendatangi DPRD Kota Bandung meminta anggota DPRD memfasilitasi rapid test bagi driver ojol.

Dani Ketua Ketua Driver Online Jawa Barat Bersatu (DJOB) bersama rekan-rekannya diterima langsung oleh Ketua Fraksi Nasdem Kota Bandung Uung Tanuwidjaja dan anggota Fraksi Nasdem Rendiana Awangga.

Mereka datang untuk meminta kepastian kapan layanan angkutan bisa kembali beroperasional.

Kordinator Jalur Komunikasi DOJB, Feto Syarif mengatakan kondisi ekonomi driver online terus terpuruk paska dihentikannya layanan angkutan penumpang.

“Intinya kita datang ke DPRD menyalurkan aspirasi kapan kita bisa ngangkut penumpang lagi,” katanya.

“Sudah berbulan-bulan tidak ada layanan Grab Bike dan Go Ride teman-teman, semua kesulitan secara ekonomi. Sampai banyak yamg diusir dari kontrakannya karena tidak mampu bayar, padahal mereka punya keluarga,” keluhnya, Rabu (8/7).

Menurut Dani, pihak Pemkot Bandung sudah memberikan lampu hijau terkait kembali beroperasionalnya layanan tranportasi untuk penumpang.

Demikian pula dengan aplikator yang sudah menyiapkan standar Covid -19 untuk driver online.

“Kendati demikian sampai saat ini operasional angkutan penumpang belum terealisasi,” jelasnya.

Dalam dialog juga disinggung perihal persyaratan diver online harus yang harus dirapid test serta mendapat surat bebas Covid-19.

Hal tersebut tentunya memerlukan biaya.

Uung menilai jika pembiayaan rapid test dibebankan kepada driver online akan terasa berat.

Pihaknya berjanji akan mendorong pemkot untuk membiayai kegiatan rapid test bagi driver online.

“Kami dari fraksi Nasdem ikut mendukung dan mengawal tuntutan dari driver online,” katanya.

“Kita akan panggil para pihak aplikator dan Pemkot Bandung untuk membahas soal kepastian waktu operasional angkutan penumpang Go Ride serta pembiayaan untuk rapid test, ” paparnya.

Sementara itu anggota fraksi Nadem Rendiana Awangga, yang juga merupakan Ketua NasDem Kota Bandung menjelaskan keberadaan driver online, menurutnya, turut menggerakan roda perkonomian Kota Bandung.

“Jadi kalau angkutan penumpang bisa berjalan kembali ini bisa mestismulasi ekonomi kota bandung ditengah pandemi covid 19,” ujarnya.

Lebih jauh lanjut, pria yang akrab disapa kang Awang tersebut, rapid test untuk driver online bisa menjadi upaya Pemkot Bandung untuk meminimalisir penyebaran covid 19.

“Kalau driver online dirapid test itu bisa sekaligus jadi upaya pencegahan apalagi mereka ini rawan dan berpotensi terpapar karena aktifitas mereka yang sangat mobile,” jelasnya.

“Jadi kita dukung tuntutan driver online, soal pembiayaan kita dorong ada layanan gratis dari Pemkot Bandung, dimana usulan ini akan kami komunikasikan dengan rekan rekan di legislatif dan eksekutif,” pungkasnya.

 

 

(arf/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds