Bansos Jabar Tahap 2 Ada Perubahan Komoditas, Ini Sebabnya

Dudi Sudradjat Abdulrachim (tengah)./Foto: Rmol

Dudi Sudradjat Abdulrachim (tengah)./Foto: Rmol


POJOKJABAR.com, BANDUNG– Bantuan sosial (Bansos) Jabar tahap 2 akan ada perubahan komoditas.

Demikian disebut Ketua Divisi Pemberdayaan Aparatur, Non Aparatur dan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanggulanganan (GGTP) Covid-19 Jawa Barat, Dudi Sudradjat Abdulrachim.

Menurutnya, perubahan tersebut merupakan hasil dari evaluasi tahap 1 yang terdapat permasalahan di masyarakat.

“Ada telur yang ternyata banyak masalah juga secara teknis dalam pengirimannya, InsyaAllah kita akan ganti dengan susu UHT sebanyak 1.000 mililiter,” ucap Dudi, di Gudang Bulog Divre Jabar, Jalan Gedebage, Kota Bandung, Rabu (8/7).

“Untuk UHT juga Insya Allah tahan lama bisa sampai 8-9 bulan. Terus juga ada penambahan masker untuk mengantisipasi AKB dan itu atas dasar juga permintaan dari divisi di Gugus Tugas Percepatanan Penanggulangan (GTPP) Jabar,” ungkapnya.

Dirinya pun memastikan, Bansos Jabar tahap 2 akan dimulai pada Kamis (9/7) dan ditargetkan selesai selama 14 hari.

Untuk jumlah Bansos saat ini, kata Dudi, Pemprov Jabar akan mendistribusikan kepada 1,39 juta keluarga rumah tangga sasaran (KRTS) Non-DTKS (data terpadu kesejahteraan sosial) di wilayah Jabar.

“Sedangkan, untuk tahap pertama kita sudah selesaikan dengan evaluasi berbagai hal termasuk juga di riview oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP),” katanya.

“Pembagian untuk tahap ke dua harusnya 15 hari, tapi kita mundur waktu sampai 50 hari jadi 65 hari karena berbagai persoalan dan kita sudah bahas kemarin,” tandasnya.

(rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds