Polisi Ungkap Peredaran Narkoba Bermodus Bantuan Covid-19

Tersangka narkoba yang ditangkap Polda Jabar (arf)

Tersangka narkoba yang ditangkap Polda Jabar (arf)


POJOKJABAR.com, BANDUNG — Polda Jabar berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba selama enam bulan terakhir, sejak Januari hingga Juni 2020. Ada yang bermodus bantuan Covid-19.

Dalam pengungkapan enam bulan terakhir, saat masa pandemi Covid19 bulan Maret hingga Mei akhir, Direktorat Polda Jabar berhasil mengungkap peredaran narkoba bermodus melalui bantuan Covid19.

Dirnarkoba Polda Jabar, Kombes Rudy Ahmad Sudrajat mengatakan bahwa selama masa pandemi memang peredaran narkoba ini melalui pengiriman paket.

“Pengiriman paket, bahkan pengiriman paket bansos untuk masyarakat terdampak Covid19,” jelasnya usai pemusnahan narkoba dan miras di halaman hanggar helipad Mapolda Jabar, Selasa (7/7).

Dirnarkoba menambahkan, bahwa pengungkapan ini dilakukan oleh jajaran Subdit Narkoba dan Polres jajaran.

“Dalam pengungkapan ini dilakukan oleh jajaran subdit dan polres jajaran,” terangnya.

Dirnarkoba Polda Jabar menambahkan, bahwa dari pengungkapan ini diamankan barang bukti sebanyak 4,5 kg narkotika jenis sabu, ganja sebanyak 25.942,30 gram, ekstasi 20 butir, gorila 105,3 gram, prekursor 539,8 gram, obat obatan lainnya 1.175 butir.

“Selain narkoba dan obat obatan, diamankan juga miras 5.926 botol, 1 liter ember tuak, 27 dirigen tuak dan 394 liter ciu,” paparnya.

Dirnarkoba menjelaskan bahwa selama masa pandemi ini, peredaran narkoba tetap ada, namun terus kita lakukan pengungkapan,” jelasnya.

“Tetap ada dan kami juga tetap mengungkap,” jelasnya.

Dari pengungkapan ini, empat orang diamankan karena merupakan napi asimilasi saat pandemi Covid19.

“Ada empat napi asimilasi kami amankan, karena mereka melakukan perbuatan mengedarkan kembali narkoba ditengah pandemi covid19. Keempatnya berasal dari Bandung, Cimahi, Majalengka dan Cirebon,” terangnya.

Barang bukti sabu, ganja dan minuman keras dimusnahkan dengan cara berbeda.

“Untuk sabu sabu dimusnahkan dengan dilarutkan ke cairan asam sulfat, sedangkan ganja dibakar dan miras dilindas dengan kendaraan setum,” jelasnya.

(arf/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds