Pengamat IPW: Pernyataan Denny Siregar ‘Santri Calon Teroris’ Sudah Penghinaan

Aksi Forum Mujahid di Polres Kota Tasikmalaya./Foto: Istimewa

Aksi Forum Mujahid di Polres Kota Tasikmalaya./Foto: Istimewa


POJOKJABAR.com, JAKARTA — Pengamat Indonesia Political Review (IPW) Ujang Komarudin menanggapi pernyataan Denny Siregar yang menghina anak santri dengan sebutan calon teroris.

Menurut Ujang apa yang dilakukan Denny Siregar di sosial media sangat tidak mendasar dan mengandung pernyataan provokatif.

Ujang mengatakan wajar jika para santri, masyarakat dan tokoh Tasikmalaya melaporkan Denny Siregar ke polisi.

Baca Juga :

Polisi Diberi Waktu 14 Hari Proses Kasus Hina Santri Denny Siregar

Kapolresta Ngaku Akan Proses Denny Siregar Soal Hina Santri Tasikmalaya

 

“Sebab ini sudah mengarah kepada penghinaan dan nama baik santri,” kata Ujang lewat pesan singkatnya saat dihubungi, Sabtu (4/7/2020).

Dosen tetap universitas Al-Azhar ini meminta polisi adil dalam memproses laporan masyarakat terkait pernyataan Denny Siregar.

Menurutnya pemimpin bangsa dan ulama hebat itu adalah berlatar belakang anak santri.

“Jika dituduh calon teroris oleh DS, pasti para santri akan marah. Jika tak mengerti apa dan siapa santri. Lebih baik tak usah berkomentar dan diam,” tutupnya.

Sebelumnya, Denny Siregar pada tanggal 27 Juni 2020 memposting tulisan yang intinya menghina serta memfitnah para santri Tahfidz Alquran Daarul Ilmi dengan judul “Adek2ku Calon Teroris yg Abang Sayang,”.

Foto tersebut diketahui diambil saat para santri mengikuti aksi damai 313 di depan Masjid Istiqlal pada 2019.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Irwan menyayangkan postingan Denny Siregar yang menyebut anak santri calon teroris.

Menurutnya, apa yang dilakukan Denny akan menambah masalah baru. Sebab para pemangku negeri ini sedang disibukkan dengan berbagai persoalan, seperti penanganan Covid-19.

“Lebih baik energi kita digunakan bagaimana pandemi Covid-19 ini tidak terus menjangkiti Indonesia,” kata Irwan dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Sabtu (4/7/2020).

Anak buah Susilo Bambang Yudhoyono ini mengatakan, secuil postingan Denny Siregar di sosmed tentang teroris sangat menyinggung hati anak santri.

Tak hanya itu, sambung Irwan, persoalan ini akan menyebabkan polarisasi politik di tengah kondisi negara seperti ini.

Irwan pun menyarankan agar pemerintah merangkul segenap komponen bangsa, termasuk santri untuk berperang melawan Covid-19, seperti yang dilakukan Partai Demokrat.

“Kita baik dan bersinergi dengan santri. Semua itu dilakukan demi merangkul segenap elemen bangsa ini, untuk merajut persatuan Indonesia seperti Sila ke-3 Pancasila,” tegas Irwan Fecho sapaan akrabnya.

“Sudah saatnya istana tertibkan para buzzer dan pendukungnya. Jangan sampai jadi bumerang bagi Pak Jokowi,” tutup Irwan.

 

(muf/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds