Berdalih Bisikan Gaib, Seorang Dukun di Bandung Ini Cabuli Anak Dibawah Umur

Tersangka Pencabulan Ridwan (45) alias abah saat di hadirkan dalam ungkap kasus di Polres Cimahi, Kota Cimahi, Rabu (1/7).

Tersangka Pencabulan Ridwan (45) alias abah saat di hadirkan dalam ungkap kasus di Polres Cimahi, Kota Cimahi, Rabu (1/7).


POJOKJABAR.com, CIMAHI – Lagi-lagi seorang pria yang mengaku berprofesi sebagai dukun melakukan tindakan tidak terpuji dengan mencabuli anak dibawah umur AR yang masih berusia 15 tahun dengan berkedok pengobatan.

Dengan cara tak masuk akal, pelaku Ridwan alias Abah (45) menyetubuhi korban yang mengaku bisa terlihat tampan di mata korban hingga tanpa sadar mau diajak melakukan perbuatan terlarang.

Berdasarkan pengakuan pelaku saat diamankan di Polres Cimahi, awalnya kejadian tersebut terjadi saat pelaku yang berdomisili di Kabupaten Cianjur itu kedatangan tamu bernama Sumardi yang meminta bantuan untuk mengobati orang tuanya yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Kampung Cikokosan RT 01/02, Desa Kertamukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat pada Mei 2020 lalu.

“Seminggu kemudian tersangka dibawa ke rumah orang tua korban dan melakukan pengobatan sehingga membuat keluarga pasien percaya,” kata Kapolsek Cipatat, Kompol Yana Supyana saat ditemui di Mapolres Cimahi, Rabu (1/7/2020).

Setelah beberapa kali dilakukan pengobatan dengan cara jampi-jampi, tersangka sempat meminta saksi untuk membeli minyak apel jin seharga Rp750.000 yang disebut untuk mengobati sakit kepala.

“Modusnya (tersangka) seolah-olah ahli dalam bidang pengobatan gaib. Mereka (pasien) percaya,” ujar Yana.

Setelah percaya dengan ilmu yang dimiliki dukun cabul yang memiliki keterbatasan itu, membuat pelaku dapat beberapa kali menginap di rumah korban hingga kemudian bertemu dengan korban yang masih dibawah umur.

Saat itu, korban melihat tersangka sangat tampan dan rupawan. Hingga ketika korban tengah tertidur, tanpa disadari badannya terasa ada yang menindih.

“Pagi harinya badan korban terasa sakit serta ketika buang air kecil keluar cairan putih,” ungkap Yana.

Kemudian, keluarga korban merasa curiga IR sudah dicabuli oleh dukun tersebut. Tepatnya 21 Juni lalu, akhirnya dukun cabul tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian.

“Kita adakan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan pengumpulan barang bukti. Korban juga dibawa ke Puskesmas untuk diadakan visum,” jelasnya.

Setelah cukup bukti, pihak kepolisian melakukan penangkapan terhadap tersangka di kediamannya. Setelah dilakukan pemeriksaan, dukun cabul tersebut mengakui sudah menyetubuhi korban.

Berdasarkan keterangan tersangka, ungkap Yana, perbuatan bejat tersangka terhadap korban itu dilakukan setelah mendapat bisikan gaib. Tersangka sendiri mengaku bisa terlihat tampan dengan peralatan yang dimilikinya.

“Ada bisikan sehingga melakukan persetubuhan,” ungkapnya.

Sementara itu, tersangka mengaku menanam apel minyak jin di sekitar rumah korban. Benda tersebut diyakininya bisa membuat Abah tampan dan menarik hati korban.

“Awalnya saya pegang, ada unsur saling suka. Saya suruh buka celana, cuma satu kali (melakukan persetubuhan),” katanya.

Atas perbuatannya, dukun cabul tersebut akan dikenakan Pasal 81 atau 82 Undang-undang Nomor 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun.

(RBD/bie/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds