3 Orang Ditetapkan Tersangka OTT Disdukcapil Cirebon, Uang Rp13 Juta Diamankan

Ilustrasi pungli

Ilustrasi pungli


POJOKJABAR.com, BANDUNG — Tim Saber Pungli Jabar melakukan OTT praktek pungli di Disdukcapil Kabupaten Cirebon. Tiga orang sudah ditetapkan tersangka dalam OTT ini.

Dalam operasi tangkap tangan pada Rabu (24/6) lalu, enam orang diamankan.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga mengatakan bahwa dari penangkapan di kantor Disdukcapil enam orang diamankan.

Baca Juga :

Beredar Kabar Penggrebekan Kantor Disdukcapil, Pemkab Cirebon Masih Tunggu Laporan Resmi

 

Bupati Cirebon Benarkan Adanya OTT di Kantor Disdukcapil

 

“Ada enam yang diamankan. Diantaranya tiga ASN dan tiga honorer,” paparnya, Jumat (26/6).

Saat ini, dari enam orang yang diamankan pada hari Rabu. Tiga orang dinaikan statusnya jadi tersangka.

“Hasil pendalaman dari dugaan pungli di Cirebon ini, tiga ditetapkan tersangka. Dua dari kalangan ASN dan satu dari pegawai honorer,” terangnya.

Dalam kasus ini, uang sebesar Rp 13 Juta berhasil diamankan.

“Uang yang diamankan 13 juta. Modusnya para pelaku menjual dokumen EKTP ke pemohon (masyarakat),” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, Tim saber pungli Jabar melakukan penangkapan kasus dugaan pungli (pungutan liar) di Kabupaten Cirebon

Tim saber pungli Jabar, menangkap tangan praktik pungutan liar terhadap pemohon yang melakukan pengurusan KTP elektronik di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cirebon pada Rabu (24/6/2020) kemarin.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Saptono Erlangga membenarkan adanya penangkapan pelaku praktek pungli.

“Betul, kemarin ada kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) Saber Pungli Jabar di Kabupaten Cirebon‎ sudah dilimpahkan ke Polda Jabar kasusnya,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga via ponselnya, Kamis (25/6/2020).

‎Dalam kegiatan tangkap tangan itu, kata dia, ada sejumlah orang yang diamankan dan sampai saat ini masih dalam pemeriksaan.

“‎Ada tiga ASN dan tiga honorer. Total enam orang sedang menjalani pemeriksaan,” jelasnya.

Ditambahkan Kabid Humas, bahwa pihak penyidik hari ini mau gelar perkara.

“Dari hasil gelar perkara nanti akan ditentukan kasusnya termasuk penetapan tersangkanya,” terang Erlangga.

 

(arf/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds