Pemkot Cimahi Segera Perbaiki 27 Unit RTLH

Ilustrasi Perbaikan RTLH .

Ilustrasi Perbaikan RTLH .


POJOKJABAR.com, CIMAHI – Pemkot Cimahi segera memperbaiki 27 unit Rumah Layak Tidak Huni (RTLH). Rencanya, rehabilitasi RTLH tersebut akan memanfaatkan tiga sumber anggaran refocusing dan realokasi untuk kebutuhan penanganan Covid-19.

Ketiganya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cimahi sekitar Rp4 miliar. ditambah bantuan Pemprov Jabar sekitar Rp5,25 miliar untuk 300 unit rumah dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) Rp 3,6 miliar untuk 210 unit rumah.

“Kalau dari APBD Kota Cimahi, Banprov, dan BSPS aman, belum digeser. Mudahmudahan tetap aman,” kata Kepala Seksi Penataan Pengendalian Perumahan dan Pemukiman pada DPKP Kota Cimahi, Beni Gunadi.

Sedangkan satu sumber lainnya yakni Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI senilai Rp 3,4 miliar untuk 187 unit rumah sudah dihentikan dan dialihkan untuk penanganan Covid-19 oleh pemerintah pusat.

Khusus sumber dari APBD Kota Cimahi, jelas Beni, masih dipertahankan karena dianggap program padat karya. Ia berharap pekan depan sudah mulai melakukan proses validasi dan verifikasi ulang rumah sasaran untuk anggaran yang bersumber dari APBD Kota Cimahi. Verifikasi dilakukan agar rumah yang diusulkan memenuhi syarat perbaikan.

“Kayanya APBD dulu, kalau provinsi pasti akhir tahun, kementerian akhir tahun biasanya. Verifikasi ulang rumah supaya tepat sasaran,” tegasnya.

Beny menjelaskan, berdasarkan aturan tersebut, peruntukan Rutilahu dari APBD Kota Cimahi diperuntukan bagi warga yang memang benar-benar tidak mampu. Sedangkan APBD Pemprov Jabar dan pemerintah pusat diperuntukan bagi masyarakat yang memiliki penghasilan rendah.

“Setiap sosialisasi selalu kita jelaskan (peruntukan berbagai bantuan Rutilahu) tapi ada saja yan belum paham,” katanya.

(bie/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds