Calon Jamaah Haji 2020 Pertanyakan Soal Uang Jika Tidak Kembali

Ilustrasi Jemaah Haji

Ilustrasi Jemaah Haji


POJOKJABAR.com, BANDUNG– Penundaan pemberangkatan ibadah haji tahun 2020, membuat gelisah jamaah haji.

Melalui KBIH (kelompok bimbingan ibadah haji), calon jamaah haji banyak menanyakan status bagaimana jika uang tidak diambil.

Ketua KBIH Darul Hikam Bandung, Wawan Ridwan Misbach menjelaskan bahwa saat ini perihal regulasi pengembalian uang calon jamaah haji masih menunggu regulasi dari pusat.

 

“Penundaan haji tahun ini, terkait persoalan teknis. Nanti apakah orang yang masuk 2020, karena tidak melunasi apakah berhak 2021 berangkat atau 2022. Atau bagi yang sudah melunasi seperti apa,” paparnya, Rabu (3/6).

Pemerintah pusat, menurut H Wawan akan memberikan kelonggaran apakah uang yang kemarin disetor lunas, apakah boleh diambil atau dititip di pemerintah.

“Apakah mau diambil atau tidak itu hak calon jamaah. Lalu ada pertanyaan apakah kalo diambil sama saja dengan yang mengundurkan diri. Atau yang sekarang sudah bayar tetap punya hak 2021, kami masih menunggu aturan pastinya,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Penyelenggaran Ibadah Haji dan Umroh Jabar ini.

Sebanyak hampir 36.000 calon jamaah haji, masih menunggu kejelasan hingga hari ini.

“Belum ada penjelasan detail. Mudah mudahan ada jawaban pasti ya,” paparnya.

Dari KBIH Darul Hikam sendiri calon jemaah yang seharusnya berangkat tahun ini, berjumlah 160 orang.

“160 reguler, yang khusus 90 orang dari KBIH kami,” terangnya.

(arf/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds