Pemkot Bandung Dapat Bantuan Ventilator dan Ribuan APD dari Persib

Persib sumbang ventilator dan APD./Foto: Rmol

Persib sumbang ventilator dan APD./Foto: Rmol


POJOKJABAR.com, BANDUNG– Tim sepakbola Persib Bandung memberikan bantuan yang dipercayakan kepada Pemkot Bandung demi melawan Covid-19.

Melalui PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Maung Bandung memberikan satu unit ventilator, 2.000 Alat Pelindung Diri (APD) dan 30 ribu masker.

Secara simbolis, bantuan diberikan Komisaris Utama PT. PBB, Zainuri Hasyim, didampingi komisaris Kuswara S. Taryono serta Manajer Persib, Umuh Muchtar. Turut hadir juga dua pemain Persib, Zalnando dan Gian Zola.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Oded M. Danial berterima kasih atas bantuan tersebut. Kepedulian Persib dinilai tak hanya sebatas bantuan fisik, namun menjadi tambahan energi dalam mempercepat penanganan virus corona di Kota Bandung.

“Mudah-mudahan ini sangat bermanfaat dan memang dibutuhkan oleh warga Kota Bandung, khususnya untuk ventilator dan APD akan saya salurkan kepada tim tenaga kesehatan karena mereka yang terdepan membutuhkan APD,” ucap Oded di Balaikota Bandung, Jalan Wastukencana, Rabu (20/5).

Oded menuturkan, Pemkot Bandung berjibaku menekan penyebaran virus corona sejak kasus pertama terdeteksi. Menurutnya, salah satu yang dibutuhkan saat ini adalah ventilator.

“Sebelum ada gugus tugas, kita sudah membuat tim cepat tanggap. Kalau tidak cepat tanggap sejak awal ada klaster-klaster yang membawa virus ke Bandung itu curva-nya sekarang pasti under control,” ungkapnya.

Manajer tim Persib sekaligus Komisaris PT. PBB, Umuh Muchtar berharap bantuan bisa bermanfaat mengatasi pandemi Covid-19 di Kota Bandung. Menurutnya bantuan tersebut merupakan kepedulian para bobotoh yang ikut mendukung melalui pembelian merchandise resmi dari PT. PBB.

“Mudah-mudahan bermanfaat dan cepat selesai. Mudah-mudahan cepat menurun dan tidak ada corona,” ujar Umuh.

Selain itu, Umuh juga mengajak kepada para bobotoh untuk ikut berperan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, di antaranya, dengan mengikuti beragam anjuran pemerintah termasuk membatasi aktivitas di luar rumah.

“Saya berpesan untuk bobotoh semua mudah-mudahan bisa bertahan mengikuti aturan pemerintah jadi kita tinggal di rumah saja. Insyaallah Bandung cepat selesai dan kita bisa bebas lagi berjalan kemana pun,” tuturnya.

(rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds