Alhamdulillah, Kabar Baik Pasien Sembuh Covid-19 di Kota Cimahi

Ilustrasi Virus Corona./Foto: Istimewa

Ilustrasi Virus Corona./Foto: Istimewa


POJOKJABAR.com, CIMAHI– Tidak sedikit pasien Covid-19 sembuh meskipun pasien positif Covid-19 terus bertambah.

Sedikitnya dua orang pasien di Kota Cimahi telah dinyatakan sembuh setelah dua kali menjalani Swab PCR.

Kedua pasien tersebut adalah laki-laki berusia 31 tahun asal Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan dan perempuan berusia 62 tahun asal Kelurahan Setiamanah, Kecamatan Cimahi Tengah.

“Iya ada 2 tambahan yang sembuh. Tapi mereka tetap dipantau selama 14 hari ke depan,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Chanifah Listyarini saat dihubungi, Kamis (7/5).

Dengan penambahan tersebut, total pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 di Kota Cimahi mencapai 11 orang. Sedangkan yang masih dalam proses positif aktif ada 45 orang dan meninggal 3 orang.

Dikatakan Rini, sapaan Chanifah Listyarini, pihaknya saat ini fokus beralih untuk melakukan swab test terhadap orang yang kontak erat dengan pasien yang sudah dinyatakan positif terpapar virus corona.

Lebih lanjut, dia menyebutkan, tercatat sudah ada sekitar 50 orang kontak erat yang sudah dilakukan swab yang sebelumnya pernah juga dilakukan rapid test atau tes cepat namun hasilnya negatif.

“Walaupun rapid negatif, kita ulang lagi pakai swab untuk memastikan tidak ada penularan. Hasilnya 2 positif, sisanya negatif,” bebernya.

Sebagai upaya yang lebih baik, dia menegaskan, pihaknya akan terus melakukan swab terhadap kontak erat. Namun, tidak dilakukan secara massal karena menyesuaikan dengan kapasitas laboratorium yang tersedia.

Sehingga ada pola yang diberlakukan, yakni dengan mengundang orang-orang tersebut untuk kemudian dilakukan swab test di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang tersebar di tiga kecamatan se-Kota Cimahi.

“Jadi kita fokuskan ke swab test sekarang,” ungkapnya.

Perihal laboratorium milik Poltekkes Bandung di Jalan Babakan Loa, Kota Cimahi, saat ini prosesnya masih terus berjalan, bahkan laboratorium yang merupakan milik Kementerian Kesehatan itu akan dijadikan tempat uji swab.

“Masih lanjut, kemarin diproses dengan BJB (CSR),” pungkasnya.

(rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds