Tangkal Virus dengan Madu

Koswara memperlihatkan madu hasil dari lebah jenis melivera di penangkarannya di Jalan Maribaya, Desa Langensari Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Koswara memperlihatkan madu hasil dari lebah jenis melivera di penangkarannya di Jalan Maribaya, Desa Langensari Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.


POJOKJABAR.com, LEMBANG – Mempunyai banyak khasiat, madu juga rupanya dipercaya dapat meminimalisir penularan virus dengan mempertebal sistem imun daya tahan tubuh.

Hal tersebut yang memicu meroketnya permintaan madu asal Maribaya Lembang, Kabupaten Bandung Barat di tengah maraknya penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Menurut Koswar, peternak lebah Madu Maribaya Sari Alam Legend Bee menjelaskan, penjualan madu di wilayah Lembang mengalami peningkatan sejak satu bulan terakhir.

“Sebulan terakhir, madu yang terjual kira-kira sudah sekitar 2,5 kuintal dari empat jenis lebah madu yang diternakan, seperti Melivera, Cerana, Dorsata dan Trigona,” kata Koswar di Lembang, Rabu (1/3/2020).

Koswar menjelaskan, biasanya atau sebelum kasus virus Corona di Indonesia merebak, pembeli madu kebanyakan berasal dari mancanegara seperti Malaysia, Singapura, Arab Saudi hingga Jerman yang langsung datang ke gerai miliknya di Lembang. Baru sejak dua minggu terakhir, pemesan datang dari daerah di sekitar Bandung.

“Sekarang paling banyak yang beli asalnya dari sekitaran Bandung, bahkan ada seorang yang pesan hingga 35 kilogram madu. Sistemnya penjualannya sekarang online, jadi barang dipaket,” terangnya.

Meski penjualan meningkat, Koswar mengungkapkan, tidak mengalami kesulitan mendapatkan stok madu asli karena saat ini adalah waktu yang tepat memanen madu dari lebah. Hal itu dikarenakan, madu jenis Dorsata merupakan jenis madu hutan yang sulit didapat dan biasanya dipanen hanya pada saat musim kemarau.

Koswar mengungkapkan, Meski harus melakukan penelitian yang panjang, senyawa propolis yang terkandung di madu khususnya jenis trigona, minimal bisa menjadi alternatif pencegahan penyebaran virus corona Covid-19.

(RBD/bie/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds