Membantah Mitos Kediri Bisa Bikin Lengser Presiden Jokowi

Presiden Jokowi mengenakan jas hujan saat diguyur hujan di Desa Harkat Jaya Sukajaya (ist)

Presiden Jokowi mengenakan jas hujan saat diguyur hujan di Desa Harkat Jaya Sukajaya (ist)


POJOKJABAR.com, JAKARTA – Dengan mengunjungi Kediri, dianggap bisa melengserkan Jokowi di tengah jalan, ternyata dibantah oleh Presiden RI keenam SBY. SBY malah dua kali ke sana.

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pernah dua kali mengunjungi Kediri dan berhasil menyelesaikan dua periode kepresidenannya (2004-2009 dan 2009-2014).

“Tahun 2007 SBY mengunjungi Kediri. Kunjungan kedua di tahun 2014,” tulis Politisi Partai Demokrat Andi Arief lewat akun Twitter-nya, Minggu (16/2/2020).

Baca Juga :

Takut Lengser, Jokowi Dilarang ke Kediri, Ini Tanggapan Pengamat

SBY berkunjung ke Kediri untuk mengunjungi warga yang mengungsi karena Gunung Kelud meletus. Pada 25 Oktober 2007, SBY dan Ani Yudhoyono mengunjungi Desa Segaran, Wates, Kediri.

Pada 17 Februari 2014, SBY kembali ke Kediri. SBY mengunjungi pengungsi letusan Gunung Kelud. SBY mengunjungi titik pengungsi, yakni Masjid An-Nur, Pare, Kediri.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin, Pramono Anung, memantik orang membicarakan mitos mengunjungi Kediri bisa melengserkan presiden.

Menurut sejarah kerajaan-kerajaan di Indonesia, Kediri ini identik dengan perebutan kekuasaan di masa kerajaan Mataram Kuno.

Jauh sebelum Islam berkembang di Indonesia.

Tanah Kediri, lokasi Kerajaan Daha masa lalu, menyimpan mitos ini.

Kerajaan Kediri ini berkaitan erat dengan Raja Jayabhaya, cerita tentang Ken Arok, Kertajaya dan Kertanegara. Dan juga tentang kerajaan Singhasari.

Kerajaan-kerajaan ini merupakan kerajaan terkenal sebelum masa Majapahit muncul.

Sehingga mitos soal Presiden Republik Indonesia tak berkaitan langsung dengan cerita kerajaan itu.

Namun mitos sudah kadung berkembang. Dan tak semua presiden yang ke sana, lengser.

Ada juga yang tidak lengser.

Siapapun presiden yang berkunjung ke Kediri, maka presiden tersebut akan lengser keprabon.

Mitos ini teridentifikasi publik nasional lewat pengalaman sejarah politik.

Khususnya, catatan lengsernya Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Gus Dur lengser, dikatakan orang yang percaya mitos itu, karena pernah mengunjungi Kediri.

Gus Dur pernah mengunjungi Kediri saat masih menjabat presiden.

Gus Dur membuka Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Lirboyo, Kediri, 21 November 1999. Gus Dur lengser pada 2001, sebelum periode masa jabatannya habis.

BJ Habibie (Presiden RI 1998-1999) juga mengunjungi Kediri dan lengser tiga bulan setelahnya.

Namun, sebagaimana diketahui, Habibie tidak lengser secara tidak normal, melainkan berakhir masa jabatannya karena LPJ nya tidak diterima MPR masa itu.

Dan Habibie tidak ikut kontestasi pencapresan 1999 atau periode berikutnya.

Soeharto dikabarkan tidak pernah menginjakkan kaki di Kediri. Namun toh, Soeharto lengser juga tahun 1998.

Sukarno, Presiden Pertama RI, dikabarkan mengunjungi Kediri dan lengser dengan cara yang tak mulus.

 

(ral/int/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds