Komisi II DPRD Jabar: Sektor Holtikultura dan Peternakan di Jabar Harus Ditingkatkan

Anggota DPRD Jabar dari Komisi II, Faizal Hafan Farid./Foto: Istimewa

Anggota DPRD Jabar dari Komisi II, Faizal Hafan Farid./Foto: Istimewa


POJOKJABAR.com, BANDUNG– Komisi II DPRD Jabar terus melakukan langkah menggerakan ekonomi masyarakat untuk membuat ekonomi masyarakat Jabar meningkat.

Terkait dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat, Anggota DPRD Jabar dari Komisi II, Faizal Hafan Farid menilai bahwa hal tersebut memerlukan penanganan secara serius.

“Secara makro gambaran laju pertumbuhan ekonomi Jabar memang diatas nasional, tetapi sebenarnya potensinya masih jauh lebih besar,” terang Anggota DPRD Fraksi PKS Jabar, Selasa (11/2).

Dirinya menjelaskan, bahwa untuk Kota Depok pernah mencapai angka 10 untuk laju pertumbuhan ekonomi.

“Maka ini jadi cerminan bahwa potensi Jabar bisa ditingkatkan. Andalan jawa Barat saat ini masih industri manufactur,” terangnya.

Kontribusi pertumbuhan ekonomi dengan kondisi realita sekarang, yakni ekspor kita selalu mengalami penurunan.

“Dari tahun ke tahun maka sektor lain dari roda ekonomi perlu juga menjadi perhatian untuk dikembangkan,” jelasnya.

Alternatif nyata yang bisa didorong saat ini, katanya, adalah bagaimana kegiatan APBD di provinsi dan seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat bisa terlaksana dengan baik.

“Ekonomi kreatif perlu digalakkan kembali untuk menciptakan peluang usaha di masyarakat,” jelasnya.

Kesempatan usaha sektor informal misalnya, melalui pembinaan umkm perlu didorong terus untuk digerakkan.

“Saya sebagai anggota dewan komisi 2 maka saya juga ingin menggerakkan pemberdayaan di masyarakat di sektor pertanian, holtikultura, juga peternakan yang bisa langsung jadi solusi menggerakkan ekonomi masyarakat yang real saat ini,” pungkasnya.

(arf/adv/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds

terminal-sementara-Kota-Depok

Kota Depok Belum Batasi Angkutan Umum

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mengeluarkan rekomendasi untuk membatasi penggunaan transportasi atau angkutan umum di wilayah Jabodetabek.