Ini Tanggapan Gubernur Ridwan Kamil, Petinggi Sunda Empire Ditahan Polisi

Gubernur Jabar Ridwan Kamil (kiri) dan Wali Kota Bogor Bima Arya (kanan)./Foto: Istimewa

Gubernur Jabar Ridwan Kamil (kiri) dan Wali Kota Bogor Bima Arya (kanan)./Foto: Istimewa


POJOKJABAR.com, BANDUNG— Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menanggapi penetapan tersangka tiga petinggi Sunda Empire. Ketiganya disangkakan menyebar berita bohong.

Ridwan Kamil mengatakan, di Indonesia tidak ada halangan untuk berserikat atau berkelompok.

Asalkan, tidak mengajak masyarakat ke dalam organisasi yang narasinya mengarah pada kebohongan publik.

“Jadi, sekarang kalau ada informasi sudah dalam penyidikan dan tersangka. Saya kira polisi sudah punya rumusan pasal-pasal yang dilanggar oleh petinggi-petinggi Sunda Empire itu,” ucap Ridwan Kamil, Selasa (28/1) seperti dikutip RMOLJabar.

Baca Juga :

Tiga Petinggi Sunda Empire Tersangka, Terancam Penjara 10 Tahun

Mengejutkan, Anggota Sunda Empire Capai 1.000 Orang, Banyak PNS

 

Untuk itu, Emil pun mengimbau masyarakat agar tidak lagi terjebak dengan organisasi-organisasi yang menjual ilusi dan khayalan-khayalan.

Daripada mengikuti organisasi yang tidak jelas, lebih baik memperbaiki diri serta meningkatkan produktivitas.

“Kepada masyarakat mari kuatkan eksistensi dirinya dengan punya keahlian. Kedua, bergabung dengan organisasi yang jelas sejarahnya, tujuannya, kegiatannya,” tandasnya.

Tiga petinggi Sunda Empire akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyebaran berita bohong.

Ketiganya adalah Perdana Menteri Sunda Empire Nasri Banks, Ratu Agung Raden Ratna Ningrum dan Sekretaris Jenderal Rangga Sasana.

Polda Jabar melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) menetapkan ketiganya sebagai tersangka setelah melakukan penyelidikan dan meminta pandangan ahli.

 

(rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds