Pemkab Bandung Barat Bantah Penyalahgunaan Perizinan, Site Plan Resort Berubah?

Lokasi proyek pembangunan Pramestha Resort Town./Foto: Rmol

Lokasi proyek pembangunan Pramestha Resort Town./Foto: Rmol


POJOKJABAR.com, BANDUNG- Terkait penyalahgunaan perizinan oleh PT. Lembang Permata Recreation Estate demi kepentingan pembangunan Pramestha Resort Town dibantah Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat (KBB).

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KBB, Apung Hadiat Purwoko, perizinan untuk pembangunan Pramestha Resort Town telah sesuai peruntukannya. Pasalnya pada 2007, Gubernur Jabar, Danny Setiawan memberikan rekomendasi yang memang diperuntukkan pembangunan resort.

“Rekomendasi gubernur itu memang untuk resort, dokumennya ada di kita, bisa dilihat,” ucap Apung saat dihubungi, Minggu (19/1).

Selain masalah penyalahgunaan peruntukan perizinan, dia menuturkan, isu yang saat ini berkembang, yakni Pramestha Resort Town melakukan pembangunannya di luar site plan dalam dokumen perizinannya.

Jika benar ada perubahan site plan maka pembangunan tersebut harus dihentikan, serta harus ada revisi dokumen perizinan yang dilengkapi dengan rekomendasi gubernur yang terbaru.

“Katanya, dia (Pramestha) telah membuat site plan lagi yang keluar dari itu, mau gak mau harus dihentikan dulu dan melakukan revisi dokumen. Kalau ada revisi dokumen maka harus ada juga rekomendasi gubernur lagi,” terangnya.

Apung memaparkan, dalam menyikapi permasalahan Pramestha, DLH tidak akan tinggal diam, pihaknya akan melakukan pembinaan serta pengawasan terkait pembangunan sarana komersil tersebut.

Bahkan, pihaknya akan mengeluarkan peringatan jika dalam proses pembangunannya terjadi penyimpangan yang tidak sesuai pedoman dalam dokumen perizinan.

“Kita lihat apakah dia keluar zonasi serta peruntukannya berdasarkan master plan yang ada, kalau ada penyimpangan tentunya kita akan turun mengingatkan. Jika dengan peringatan 1, 2, 3 masih bandel juga kita akan memberikan rekomendasi ke Bupati untuk eksekusi,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Forum Penyelamat Lingkungan Hidup (FPLH) Jawa Barat, Thio Setiowekti menyatakan, proyek pembangunan Pramestha Resort Town harus dihentikan karena dalam proses pembangunannya tidak sesuai dengan perizinan yang diberikan Pemda Bandung Barat atas rekomendasi Gubernur Jabar pada 2007.

“Kan sudah jelas, perizinannya itu untuk ekowisata, nah, sekarang malah jadi perumahan, jelas ini penyimpangan. Apalagi kan gubernur sudah kirim surat, tidak mungkinlah terbit surat kalau tidak ada evaluasi dulu sebelumnya. Jadi harusnya gubernur berani turun langsung menghentikan proyek Pramestha ini,” tegas Thio.

(rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds