Rusak, Fasilitas RTH Alun-alun Kota Cimahi Belum Diperbaiki

Lingkaran beton yang digunankan tempat duduk di area Alun-alun Cimahi Jalan Amir Mahmud, rusak. Ist

Lingkaran beton yang digunankan tempat duduk di area Alun-alun Cimahi Jalan Amir Mahmud, rusak. Ist


POJOKJABAR.com, CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi bakal merevitalisasi Alun-alun Cimahi yang berfungsi sebagai ruang publik dan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Revitalisasi tersebut dilakukan mengingat kondisi alun-alun yang berdampingan dengan Masjid Agung Cimahi mengalami kerusakan di beberapa bagian, terutama kursi pengunjung dan banyak coretan di temboknya.

fasilitas yang mengalami kerusakan paling parah adalah tempat duduk yang terbuat dari beton dengan bentuk melingkar, ditengahnya berdiri pohon. Terlihat ada dua bangku beton yang ambruk, sehingga tidak bisa digunakan lagi.

Bukan hanya bangku beton yang rusak, tempat duduk yang terbuat dari besi pun mulai berkarat, dan catnya sudah mulai mengelupas. Selain itu, terlihat jalan bebatuan yang rusak.

Tidak hanya itu, tempat sampah yang sudah tidak lagi difungsikan dengan baik, karena masih ada sampah yang tidak dibuang pada tempatnya. Sehingga mengganggu penglihatan para pengunjung.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Cimahi, Muhammad Nur Kuswandana mengatakan, untuk merubah ikon utama kota Cimahi, Pemkot Cimahi dipastikan mendapat bantuan dari Pemprov Jabar untuk revitalisasi alun-alun kota Cimahi yang akan dilakukan tahun ini.

“Tahun ini terlebih dahulu akan dibuat perencanaan yang akan menjadi acuan pengerjaan fisik tahun 2021. Akan direvitalisasi, rencananya dibantu dari Provinsi Jawa Barat untuk perencanaan sampai pengerjaan fisiknya,” ujar Nur saat ditemui di Kantor Pemkot Cimahi, Jumat (17/1).

Meski perencanaan seperti desain akan dikerjakan oleh Pemprov Jabar, pihaknya tetap berharap hasilnya nanti tetap memunculkan ciri khas Kota Cimahi.

“Seperti menonjolkan kekhasan ikon militer dan tetap memunculkan kearifan lokalnya,” ucap Nur.

Saat ini, pihaknya hanya melakukan perawatan rutin di alunalun seluas 4.000 meter persegi tersebut.

“Perawatan rutin saja sampai nanti direvitalisasi, seperti penyiraman dan pembersihan,” jelasnya.

Selama ini, alun-alun merupakan salah satu ruang publik yang dijadikan sebagai tempat menghabiskan waktunya. Letaknya berada di pusat kota dan Masjid Agung Cimahi.

(RBD/bie/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds