Tolak Perintah Ridwan Kamil, Bupati Bandung Barat Pertanyakan Rekomendasi Gubernur

Bupati Bandung Barat Aa Umbara.

Bupati Bandung Barat Aa Umbara.


POJOKJABAR.com, BANDUNG—Bupati Bandung Barat Aa Umbara menolak instruksi Gubernur Jabar Ridwan Kamil untuk menghentikan proyek pembangunan perumahan Pramestha Resort Town.

Proyek pembangunan ini berlokasi di Desa Langensari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Alasan penolakan ini disebutkan Aa Umbara karena perizinan pembangunan perumahan itu sudah lengkap.

 

Baca Juga :

Anggota DPRD Jabar : Ridwan Kamil Tak Miliki Empati Bencana di Bogor

 

Termasuk rekomendasi gubernur yang menjadi syarat keluarnya izin pembangunan di kawasan Bandung Utara (KBU).

“Saya tidak mau gegabah juga walaupun ada surat dari Pak Gubernur,” ujar Aa Umbara, Selasa (14/1/2020).

Aa Umbara menyebut Pemerintah Kabupaten Bandung Barat tidak akan pernah mengeluarkan perizinan proyek pembangunan di KBU, termasuk Pramestha Resort Town, jika rekomendasi dari gubernur tidak ada.

Oleh karena itu, Aa Umbara mempertanyakan ketelitian kajian sebelum rekomendasi dari gubernur keluar.

“Bukannya saya tidak mau disalahkan tapi kenapa rekomendasi (gubernur) saat itu keluar?” ujarnya.

Sebelumnya, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) KBB juga mengklaim pembangunan Pramestha Resort Town sudah mengantongi semua perizinan.

Mulai dari analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) hingga izin mendirikan bangunan (IMB).

“Bahkan rekomendasi gubernur juga ada, dari zaman Pak Danny Setiawan (Gubernur Jabar periode tahun 2003 sampai 2008),” ujar Kepala DPMPTSP KBB, Ade Zakir seperti dilansir tribunjabar.

Pernyataan tersebut senada Corporate Communications Pramestha Resort Town, Syarif Alqdri.

Syarif menegaskan, semua perizinan hingga rekomendasi gubernur memang sudah dikantongi sebelum pihaknya melakukan pembangunan.

“Ini baru sebatas bocoran tapi untuk semua perizinan, alhamdulillah sudah ada semua, bahkan rekomendasi dari gubernur sebelumnya (Danny Setiawan) sudah ada, keluarnya tahun 2009,” ujarnya, Senin (13/10/2020).

 

(ral/int/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds