Puluhan Disabilitas Panti Wiyataguna Protes di Depan Kantor Balai Wiyataguna

Aksi penyandang disabilitas Panti Wiyataguna Bandung, Rabu (15/1/2020)./Foto: Arief

Aksi penyandang disabilitas Panti Wiyataguna Bandung, Rabu (15/1/2020)./Foto: Arief


POJOKJABAR.com, BANDUNG– Puluhan penyandang disabilitas Panti Wiyataguna Bandung melakukan protes di depan kantor Panti Wiyataguna, yang kini berubah status menjadi Balai Latihan Kerja (BLK) bagi penyandang disabilitas, dan berada di bawah kewenangan Kemensos.

Salah satu perwakilan penghuni panti, Dian mengatakan bahwa aksi ini berlanjut sejak kemarin, untuk menyatakan sikap.

“Kami melihat aspek yang diperhitungkan secara psikologis, kami perlu waktu berembuk karena terlalu banyak input dari berbagai pihak,” papar Dian, Rabu (15/1) di jalan raya Cicendo kota Bandung.

Puluhan penyandang disabilitas ini menggelar aksi dengan tidur di depan eks Panti Wiyataguna.

Para penyandang disabilitas ini tidur dengan membuat tenda dari terpal.

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum./Foto: Ariwf

 

Aksi pihaknya berlangsung dua hari terakhir ini, dan mendapat respon Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung.

Namun hingga Rabu siang, puluhan penyandang disabilitas tersebut belum beranjak dari depan kantor BLK yang dulunya bernama Panti Wiyataguna.

Sementara, Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum, meninjau langsung aksi protes puluhan kaum disabilitas di depan wiyataguna, jalan cicendo kota Bandung, Rabu (15/1).

Menurut Uu, bahwa pihak pemerintah, pusat, provinsi dan kota sudah berkolaborasi dan sudah melakukan tahapan sesuai prosedur terkait proses pengambil alihan kewenangan.

Aksi penyandang disabilitas Panti Wiyataguna Bandung

Aksi penyandang disabilitas Panti Wiyataguna Bandung, Rabu (15/1/2020)./Foto: Arief

 

“Sosialisasi bahkan kami laksanakan tahapan itu waktunya hampir satu tahun. Komunikasi lancar apa yang disampaikan oleh pemerintah sampai pada mereka. Tapi mungkin ada hal yang belum mereka kabulkan oleh kami maka mereka seperti ini,” papar Uu usai menemui penyandang disabilitas yang menggelar aksi di depan BLK Wiyataguna.

Pemprov Jabar, menurut wagub sangat peduli terhadap kaum disabilitas.

“Bukan kami tidak peduli, tapi kami sudah memberi tenggang waktu, soal fasilitas kebutuhan mereka sudah dipenuhi. Tapi masalahnya ini kan anggaran negara, kalau tidak sesuai dengan prosedur berarti ada unsur korupsi,” paparnya.

Maka kami berharap pada masyarakat harus pahami, bukan kami tidak peduli justru kami peduli.

“Kami sudah lakukan tahapan. Saya mau datangi mereka, yang ditawarkan kami antara lain fasilitas pusat di sini yang setiap hari diterima kami siap laksanakan. Untuk tempat kami akan kasih tempat di Dinas Sosial di Cibabat,” jelasnya.

(arf/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds

Catherine-Wilson

Catherine Wilson Disidang di Depok

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan (SPDP) kasus narkotika yang menjerat artis sekaligus model