Profil Ikan Aligator Penggigit Balita di Lapas Sukamiskin,Diurus Petugas Kebersihan

Ikan aligator yang menggigit balita di Lapas Perempuan Kelas II Sukamiskin, Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung, Senin (6/1/2020)./ Foto: Istimewa

Ikan aligator yang menggigit balita di Lapas Perempuan Kelas II Sukamiskin, Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung, Senin (6/1/2020)./ Foto: Istimewa


POJOKJABAR.com, BANDUNG- Kepala Lapas Perempuan Kelas II Sukamiskin Bandung Rafni Trikoriaty Irianta menyebut ikan aligator penggigit balita adalah ikan pemberian yang telah dipelihara sejak masih kecil.

Menurut dia, ikan aligator tersebut diberi oleh salah seorang keluarga dari narapidana yang telah bebas. Ikan aligator tersebut telah ada sejak delapan bulan lalu di kolam yang berada di halaman depan kompleks gedung tahanan perempuan.

“Itu ikan ada dua, ada yang kasih sekitar delapan bulan lalu. Katanya dari mantan narapidana, sekarang sudah bebas,” kata Rafni di Lapas Perempuan Kelas II Sukamiskin, Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung, Senin (6/1/2020).

 

Ikan aligator itu, kata dia, setiap hari diurus oleh pihak kebersihan lapas. Keberadaan ikan tersebut hanya sebagai penghias di kolam tersebut.

Namun, ia mengaku tidak bermaksud untuk membahayakan pengunjung dengan adanya ikan itu. Sejak ikan itu berada di lingkungan lapas, tidak ada korban yang digigit oleh ikan yang bersifat karnivora tersebut.

Korban gigitan ikan Aligator di Lapas Sukamiskin Bandung

Kondisi korban gigitan ikan Aligator di Lapas Sukamiskin Bandung./Foto: Arief

 

Namun, biasanya ikan aligator itu tidak mengigit siapapun yang berada di dekat kolam tersebut. Petugas lapas sering duduk duduk di situ (pinggir kolam), tidak ada (perilaku) ikan sampai gigit-gigit gitu.

“Saya tanya apakah ikannya lompat? Katanya tidak, mungkin tangannya (balita) diceburin ke kolam. Saya menyesalkan adanya kejadian tersebut,” kata Rafni.

Sebelumnya diberitakan di Pojokjabar.com, viral sosok seorang balita digigit ikan aligator saat ibunya berkunjung ke Lapas Perempuan di Sukamiskin Bandung, pada tanggal 3 Januari 2020 lalu.

Ibu dari balita tersebut, Alina (32) mengatakan bahwa saat berkunjung anak balita saya usia 1,5 tahun digigit ikan alligator berukuran setengah meter yang ada di kolam ikan samping tempat bermain anak.

“Hingga tangannya robek, mengeluarkan banyak sekali darah dan membutuhkan jahitan. Sebelumnya saya tidak mengetahui kenapa bisa ada ikan buas di pelihara dikolam berdampingan dengan ayunan bermain anak,” jelasnya saat dihubungi Senin (6/1).

Dirinya menyayangkan tidak ada tanda peringatan dan informasi.

“Yang saya dengar pemiliknya justru adalah salah satu warga binaan bernama Angel dan pada saat kejadian dia datang melihat anak saya tapi tidak merasa bersalah,” terangnya.

(jpnn/arf/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds