Balita Digigit Ikan Aligator, Kini Kondisinya Bakal Bikin Sedih Para Orangtua

Kondisi korban gigitan ikan Aligator di Lapas Sukamiskin Bandung./Foto: Arief

Kondisi korban gigitan ikan Aligator di Lapas Sukamiskin Bandung./Foto: Arief


POJOKJABAR.com, BANDUNG – Viral sosok seorang balita digigit ikan aligator saat ibunya berkunjung ke Lapas Perempuan di Sukamiskin Bandung, pada tanggal 3 Januari 2020 lalu.

Ibu dari balita tersebut, Alina (32) mengatakan bahwa saat berkunjung anak balita saya usia 1,5 tahun digigit ikan alligator berukuran setengah meter yang ada di kolam ikan samping tempat bermain anak.

“Hingga tangannya robek, mengeluarkan banyak sekali darah dan membutuhkan jahitan. Sebelumnya saya tidak mengetahui kenapa bisa ada ikan buas di pelihara dikolam berdampingan dengan ayunan bermain anak,” jelasnya saat dihubungi Senin (6/1).

Dirinya menyayangkan tidak ada tanda peringatan dan informasi.

“Yang saya dengar pemiliknya justru adalah salah satu warga binaan bernama Angel dan pada saat kejadian dia datang melihat anak saya tapi tidak merasa bersalah,” terangnya.

Dirinya bahkan menilai, ikan yang dipelihara itu dilarang.

“Setahu saya ikan itu dilarang dipelihara oleh negara dan melanggar undang perikanan dan kelautan,” ujarnya.

Pasca kejadian memang pihak lapas memberi pertolongan pertama, lalu membawa ke RS Hermina yang dekat dari lokasi Lapas.

“Karena terus keluar darah saya panik, lalu saya bawa ke Boromeus,” jelasnya.

Saat ini tiga hari setelah kejadian tersebut, anaknya mengalami trauma.

“Trauma hingga ga mau lagi lihat apapun yang berbau ikan. Padahal sebelumnya suka sama ikan, dan itu sangat mengena sekali,” ujarnya.

Kalapas Perempuan Bandung, Rafni Trikoriaty Irianta mengatakan bahwa kejadian ikan di kolam lapas gigit anak baru tahu setelah mendapat telpon dari pa Kadivpas.

“Saya baru tau malamnya, dari kadivpas. Saya tidak tahu ada ikan itu, staf sayaa juga ga tahu. Saya dimarahin diomelin sama atasan,” terangnya saat dikonfirmasi.

Lalu staf saya menerangkan soal ikan tersebut.

“Mereka terangkan saya ga bisa ambil kesimpulan saat itu, hanya meminta musnahkan ikan itu,” jelasnya.

Salah seorang petugas Jaga saat kejadian, Enen mengatakan bahwa persis kejadiannya tidak tahu.

“Saya tidak tau persis pada saat kejadian dan jam 12 saat Salat Jumat, saat ini ikan sudah kita pindahkan di tempat yang aman dan kolam sudah dikeringkan,” terangnya.

(arf/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds