PKL di Kawasan Alun-alun Kota Cimahi Segera Direlokasi ke Pasar Atas Baru

Suasana di kawasan Jalan Ria Kota Cimahi belum lama ini.

Suasana di kawasan Jalan Ria Kota Cimahi belum lama ini.


POJOKJABAR.com, CIMAHI – Sebanyak 89 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di Jalan Ria, Jalan Pabrik Aci, Jalan Djulaeha Karmita dan Alun-alun Cimahi akan direlokasi Pasar Atas Baru (PAB) Cimahi.

Rencana terdekat, kios berukuran 2×2 itu akan ditempati PKL ke-89 PKL yang sebelumnya sudah diberikan tenggat waktu oleh Satpol PP Kota Cimahi untuk meninggalkan lapak berdagangnya karena menjadi zona merah atau dilarang oleh pemerintah Kota Cimahi.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar pada Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian Kota Cimahi, Deddy Gunadi, pihaknya sudah menyiapkan 200 kios di Pasar Atas Baru untuk ditempati Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di kawasan Alun-alun Cimahi.

“Rencananya ditempati tanggal 21 Desember untuk 89 PKL seputar Alun-alun Cimahi, Jalan Pabrik Aci, Jalan Ria,” kata Deddy di Cimahi, Rabu (18/12).

Deddy menjelaskan, para PKL tersebut akan ditempatkan di lantai dua dengan dibagi ke dalam empat kelompok. Seperti kelompok fesyen yang mencapai 44 pedagang, kelompok elektronik ada 20 pedagang, kuliner 14 pedagang dan buah-buahan 12 pedagang.

“Tugas saya hanya menerima karena pasar atas dijaidkan zona hijau (tempat berjualan). Kalau sisa kiosnya nanti untuk PKL dari tempat lain” ujarnya.

Sementara itu, meski sudah disiapkan lokasi untuk jualan, namun sejumlah pedagang yang mangkal di depan Masjid Agung Cimahi dan sekitarnya, merasa keberatan. Lantaran selama ini lokasi tempat mereka jualan cukup strategis.

Saat ini lokasi pedagang di sekitaran Jalan Djulaeha Karmita dihapit oleh beberapa gedung perkantoran. Para pedagang mengandalkan pembeli dari Puskesmas, DPRD, SD dan pengunjung ke Masjid Agung serta Alun-alun.

“Saya harap ada solusi dari pemerintah yang tidak memberatkan. Kalau bisa minta jadwal jualan saja. Pedagang yang lain juga maunya gitu,” ungkap salah seorang pedagang.

Dailain pihak, Ketua Paguyuban PAB, Hanna Subiarti mengatakan, ia bersama pedagang lainnya tidak keberatan dengan kedatangan PKL.

“Kita kan sama-sama cari rezeki. Justru bagus, bisa jadi semakin ramai nanti pasarnya,” ujarnya.

(RBD/bie/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds