Natal dan Tahun Baru, Arus Lalin di Lembang Jadi Perhatian

Arus lalu lintas Bandung Lembang jelang libur tahun baru dan natal, kembali diperkirakan macet.

Arus lalu lintas Bandung Lembang jelang libur tahun baru dan natal, kembali diperkirakan macet.


POJOKJABAR.com, CIMAHI – Arus lalu lintas di wilayah Lembang Kabupaten Bandung Barat tetap menjadi perhatian khusus dari pihak Polres Cimahi saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2019 mendatang.

Pasalnya Lembang merupakan kawasan langganan macet karena banyaknya destinasi wisata pilihan masyarakat untuk menghabiskan waktu libur panjang peringatan Natal dan Tahun Baru.

Seperti diketahui, saat ini akses utama menuju Lembang dari Bandung terdapat dua destinasi wisata favorit wisatawan yaitu The Great Asia Africa, yang pastinya akan mendambah keramaian lalu lintas.

Salah satu penyebab macet ialah, kurangnya kantong parkir di tempat-tempat wisata. Hal itu membuat sejumlah tempat wisata yang tak mampu menampung kendaraan wisatawan beberapa kali dilakukan penutupan sementara, hingga membuat pengunjung menunggu atau mencari opsi tempat lain.

Sedangkan untuk lalu lintas di sekitar Lembang sendiri sudah mengalami kepadatan yang sangat signifikan mulai Minggu (15/12) dimana sejumah kendaraan sudah menumpuk dari kawasan setiabudi hingga kawasan wisata The Great Asia Africa yang bersebrangan langsung dengan destinasi wisata lainnya, Farmhouse.

Kasatlantas Polres Cimahi, AKP Susanti Samaniah, mengatakan untuk antisipasi kemacetan saat libur Natal dan Tahun Baru di kawasan Lembang, pihaknya sudah lintas akan menerapkan rekayasa lalu lintas, baik berupa buka tutup kendaraan maupun pengalihan jalur dengan melibatkan sejumlah personel.

“Untuk pengaturan lalu lintas saat libur natal dan tahun baru di Lembang, kami sudah siapkan antisipasinya dan akan berkoordinasi dengan Polrestabes Bandung dan Polres Subang,” ujarnya kepada wartawan, kemarin.

Sedangkan untuk rekayasa arus lalu lintas, kata Susanti akan dilakukan secara situasional dengan menerapkan beberpa kali sistem one way ketika terjadi antrean kendaraan yang cukup panjang.

“Kami juga sudah siapkan beberapa Cara Bertindak (CB) untuk antisipasi kemacetan di Lembang saat Natal dan Tahun Baru 2020 nanti,” jelasnya.

Menurut dia, salah satu hambatan dalam pengaturan lalu lintas di Lembang ialah penumpukan kendaraan di sekitar tempat masuk objek wisata. Tempat parkir di beberapa tempat wisata telah dipenuhi kendaraan, sementara di luar tempat wisata itu masih banyak kendaraan yang ingin masuk.

“Hambatan-hambatan yang dihadapi adalah terbatasannya ruang parkir di tempat-tempat wisata di Lembang. Jadi, cara bertindak yang kami laksanakan ialah dengan membuka tutup lokasi wisata. Selama ruang parkir tidak ada, kami tutup. Apabila ada ruang parkir, baru kami buka kembali,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan semua pihak pengelola tempat wisata yang ada di Lembang untuk menyiapkan kantung parkir agar tidak menambah kemacetan.

“Pasti kami akan meminta ke pengelola untuk menyediakan tempat parkir lain seperti yang di the Great Asia Africa kendaraan besar sudah dilarang masuk,” tandasnya.

(RBD/bie/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds