Naik Motor Bersama Istri dan Anak, Pria Ini Terobos Perlintasan KA

Video pemotor yang membonceng anak dan istri menerobos perlintasan KA di Kota Cimahi (ist)

Video pemotor yang membonceng anak dan istri menerobos perlintasan KA di Kota Cimahi (ist)


POJOKJABAR.com, CIMAHI— Seorang pria membonceng istri dan anaknya yang masih kecil menerobos perlintasan kereta api (KA) di Cimindi, Kota Cimahi. Videonya viral di media sosial.

Peristiwa tersebut terjadi Sabtu (30/11/2019).

Dalam video itu, tampak seorang pria memboncengi perempuan dan anak kecil didepannya diadang oleh relawan perlintasan kereta api “Edansepurid”.

Ada empat relawan yang turun tangan menghalau pemotor yang menerobos perlintasan ini.

Namun pemotor tersebut tetap membandel sehingga terjadi adu mulut antara petugas dengan pemotor tersebut.

Video berdurasi 50 detik itu diunggah di akun Instagram Edansepurid. Tidak itu saja, Instagram sekitarbandungcom juga mengunggah video ini.

Dan video ini menjadi viral di media sosial.

Dari video akun Instagram Edansepurid itu dijelaskan kronologi kejadiannya.

“Sudah menerobos, masih berani Melawan Arus dan Memutar Balik dengan melalui Jalan Rel Kereta Api ketika Kereta Api akan melintas.

Yaps, inilah cerita #DisiplinPerlintasan di JPL Cimindi sabtu kemarin. Padahal Jalan di tengahnya tidak di aspal dan merupakan Jalan Kereta Api.

Sesuai Undang-Undang 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 199

“Setiap orang yang berada di ruang manfaat jalan kereta api, menyeret barang di atas atau melintasi jalur kereta api tanpa hak, dan menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain selain untuk angkutan kereta api yang dapat mengganggu perjalanan kereta api sebagaimana dimaksud dalam Pasal 181 ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp 15.000.000,00 lima belas juta rupiah)” .

Humas Edan Sepur Wilayah 2 Bandung Raya, Abdullah membenarkan kejadian tersebut.

Menurut Abdullah, pemotor tersebut melanggar dan menerobos palang pintu rel kereta api yang saat itu kereta api hendak melintas.

Pelanggar itu melintas dari arah Cigugur. Lalu menerobos palang pintu perlintasan kereta api.

“Ketika menerobos, dia mencoba memutar balik di rel kereta itu, padahal kereta api mau melintas, tapi kita adang supaya putar balik tidak terima dan segala macam,” ujar Abdullah kepada wartawan, Senin (2/12/2019).

“Ada perlawanan. Terus dia mengeluarkan kata kata yang tidak semestinya, kata kata kasar,” ujarnya.

 

(ral/int/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds