Polda Jabar Terima 57.971 Uang Palsu dari 3 Kantor BI di Jabar

Serah terima uang palsu dari Bank Indonesia wilayah Jabar kepada pPolda Jabar, Rabu (20/11/2019)./Foto: Arief

Serah terima uang palsu dari Bank Indonesia wilayah Jabar kepada pPolda Jabar, Rabu (20/11/2019)./Foto: Arief


POJOKJABAR.com, BANDUNG– Peredaran uang palsu masih terus menghantui masyarakat.

Bank Indonesia selalu menjadikan pemberantasan uang palsu sebagai prioritas.

Bank Indonesia wilayah Provinsi Jabar, berhasil menyortir uang palsu dari temuan tiga kantor BI di wilayah Jabar.

Uang rupiah palsu yang dimusnahkan tahun ini merupakan hasil temuan dari proses penyortiran uang kertas di KPW BI Prov. Jabar, KPW BI Cirebon dan KPW BI Tasikmalaya.

Uang palsu yang disita juga berasal dari laporan masyarakat kepada kepolisian dan perbankan.

Pihak Bank Indonesia, menyerahkan uang palsu tersebut secara simbolis kepada Direktorat Tindak Pidana Kriminal Khusus Polda Jabar.

Dalam penyerahan uang palsu, Pihak BI bersama Polda Jabar langsung melakukan pemusnahan uang rupiah palsu.

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi yang diwakili Wakapolda Jabar Brigjen Pol Ahmad Wiyagus mengatakan bahwa uang palsu yang disita sebanyak 57.971 lembar.

“Kegiatan pemusnahan ini merupakan langkah nyata untuk melindungi masyarakat dengan memastikan bahwa uang rupiah palsu yang ditemukan tidak beredar di masyarakat.

Wakapolda Jabar Brigjen Pol Ahmad Wiyagus menyampaikan bahwa Jajaran kepolisian terus berupaya meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam mengenali ciri-ciri khusus uang rupiah.

“Anggota Polri terus belajar bagaimana membedakan uang asli dan palsu, selain itu penindakan hukum juga dilakukan kepada pelaku pengedar uang palsu, serta memproses secara hukum pelaku tindak pidana agar memberikan efek jera pada pelaku,” jelasnya.

“Peran perbankan sangat besar dalam ikut memberantas peredaran uang palsu, terutama pegawai atau teller yang selalu berhadapan langsung dengan nasabah atau masyarakat,” katanya.

Sehingga, lanjutnya, diperlukan peningkatan kompetensi bagi pegawai tersebut dalam memahami keaslian uang rupiah.

“Dan tindak lanjut penyampaian klarifikasi uang yang diragukan kepada bank indonesia,” jelasnya.

Diharapkan kerjasama dan koordinasi yang baik agar senantiasa dipertahankan dan ditingkatkan guna terwujud sinergitas antara Bank Indonesia, Kepolisian, Pengadilan dan Kejaksaan.

(arf/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds

10 Manfaat Menakjubkan Lemon Myrtle

Nama lemon myrtle mungkin agak terdengar asing di telinga kebanyakan orang. Padahal, kita semua pastinya telah sering menggunakan lemon dalam makanan.